Selasa, 14 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pasutri di Banyuwangi Tewas Bersama, Polisi Duga Penyebabnya Tak Kuat Hadapi Teror Pinjol

Polisi masih terus mendalami mengenai dugaan utang itu, termasuk, kepastian penyebab tewasnya korban perempuan.

indianexpress.com
Ilustrasi jenazah. 

Untuk kepentingan penyelidikan, aparat memasang garis polisi di lokasi.

Ditemukan Tewas

Diberitakan sebelumnya, pasangan suami istri atau pasutri tewas di rumahnya di Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Selasa (27/6/2023).

Sang istri tewas dalam kondisi terlentang di dalam rumah. 

Sementara sang suami tewas gantung diri.

Pasangan suami istri itu adalah berinisial PDP (24) dan IDD (27). 

Kapolresta Banyuwangi Kombes Deddy Foury Millewa menjelaskan, sebelum pasutri tewas bersama, sejoli atau pasutri cekcok.

Hal itu diketahui dari informasi yang dihimpun polisi dari para saksi, yang merupakan tetangga korban.

Cekcok itu terjadi pada malam sebelum keduanya ditemukan tewas atau Senin (26/6/2023).

"Yang terindikasi tadi malam seperti ada KDRT antara suami istri itu. diduga ada masalah dalam rumah tangga," kata Deddy.

Soal penyulut cekcok, polisi belum dapat memastikan.

Yang jelas, keduanya telah ditemukan tewas pada pagi harinya.

"Tim dari Satreskrim berada di lokasi untuk mengecek tempat kejadian perkara dan mendalami kasus ini," tambahnya.

Dugaan sementara, cekcok yang terjadi menyebabkan sang suami kalap.

Ia kemudian melakukan KDRT ke istrinya hingga meninggal.

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved