Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Lagi-lagi Raheem Sterling dan Marc Cucurella Diamuk Fans Chelsea setelah Imbang Lawan Dortmund

Lagi-lagi dua pemain Chelsea, Raheem Sterling dan Marc Cucurella, menjadi bulan-bulanan para fans setelah imbang 1-1 melawan Borussia Dortmund.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@sterling7 - @cucurella3
Pemain Chelsea, Raheem Sterling dan Marc Cucurella. Lagi-lagi dua pemain Chelsea, Raheem Sterling dan Marc Cucurella, menjadi bulan-bulanan para fans setelah imbang 1-1 melawan Borussia Dortmund. 

Babak Pertama

Chelsea memulai babak pertama dengan menguasai bola dan beberapa kali mendapat peluang di dekat kotak penalti.

Insiden terjadi di kotak penalti saat kerjasama Christopher Nkunku dan Nicolas Jackson nyaris berbuah gol pada menit ke-8.

Mantan bintang RB Leipzig itu dijatuhkan dengan posisi kaki terpelintir.

Christopher Nkunku baru merasa sakit tak tertahankan pada menit ke-20 hingga dihampiri tim medis dengan cedera di lutut kiri.

Dua menit kemudian, Christopher Nkunku harus digantikan Mykhailo Mudryk.

Sebelumnya, Chelsea juga nyaris mendapat kesempatan gol pada menit ke-11.

Dengan tendangan sudut Thiago Silva dan Levi Colwill tepat di depan gawang namun tendangan terlalu tinggi.

Julian Ryerson menarik lengan Mykhailo Mudryk pada menit ke-34 hingga terjatuh dan berbuah tendangan bebas.

Pada menit ke-40, Raheem Sterling mendapat operan dari Enzo Fernandez dan lagsung ia tembakkan ke gawang namun meleset ke kiri.

Semenit kemudian, Nicolas Jackson seorang diri menuju ke gawang setelah mendapat bola dari Thiago Silva namun tembakan terlalu tinggi.

Dalam perpanjangan waktu, Reece James menginjak ankle Ramy Bensebaini hingga harus ditangani tim medis dan kapten Chelsea diganjar kartu kuning.

Setelah tambahan waktu tiga menit, Chelsea dan Borussia Dortmund sama-sama nihil gol.

Babak Kedua

Borssia Dortmund mengawali babak kedua dengan pergantian pemain, yakni Marcel Sabitzer diganti Julian Brandt, Donyell Malen diganti Samuel Bamba, dan Karim Adeyemi diganti Thorgan Hazard.

Dua pemain yang baru bergabung di babak kedua, Thorgan Hazard dan Samuel Bamba sama-sama nyaris mencetak gol namun gagal.

Pada menit ke-51, Nicolas Jackson mengumpan ke arah Enzo Fernandez di depan gawang namun gagal menangkapnya.

Dua menit kemudian, Chelsea kembali mengancam dengan Raheem Sterling mengoper ke Nicolas Jackson lalu ditendang ke Carney Chukwuemeka di depan gawang namun lagi-lagi meleset.

Chelsea masih terus mengancam dengan percobaan kesekian kalinya, dari Mykhailo Mudryk ke Ben Chilwell di depan gawang namun bola dihalau Julian Ryerson pada menit ke-55

Pada menit ke-62, Julian Ryerson diganti Marius Wolf, Niklas Sule diganti Antonioos Papardopoulos, Yossoufa Moukoko diganti Sebastian Haller.

Pergantian pemain kembali terjadi pada menit ke-73, Ramy Bensebaini diganti Guille Bueno, Marco Reus diganti Emre Can, Mast Hummels diganti Hendry Blank.

Di kubu Chelsea dua menit kemudian, Reece James diganti Malo Gusto dan Ben Chilwell diganti Marc Cucurella, Thiago Silva diganti Bashir Humphreys, dan Carney Chukwuemeka diganti Ian Maatsen.

Salih Ozcan yang mendapat kartu kuning pada babak pertama juga diganti Felix Nmecha.

Pada menit ke-78, bola lepas dari Marc Cucurella, untunglah Malo Gusto sigap di dekat gawang untuk menghalau tendangan.

Semenit kemudian, Marius Wolf mencetak gol pembuka dalam laga tersebut melalui assist Sebastian Haller.

Nicolas Jackson digantikan Mason Burstow pada menit ke-81.

Baru masuk ke lapangan, Mason Burstow langsung mencetak gol penyeimbang dengan sundulan pada menit ke-89 dengan assist Enzo Fernandez di depan gawang.

Starter XI:

Chelsea (4-2-3-1): Arrizabalaga, James, Thiago Silva, Colwill, Chilwell, Enzo, Gallagher, Sterling, Chukwuemeka, Nkunku, Jackson

Pelatih: Mauricio Pochettino.

Borussia Dortmund (4-3-3): Meyer, Bensabaini, Ozcan, Reus, Hummels, Moukoko, Sabitzer, Malen, Sule, Ryerson, Adeyemi

Pelatih: Edin Terzic.

Chelsea Menang Trofi Tetap Dihujat

Citra Chelsea sebagai klub besar mungkin sudah luntur di mata sebagian orang setelah melalui musim lalu dengan payah hingga bertengger di posisi 12 klasemen.

Setelah Mauricio Pochettino menjabat sebagai pelatih, Chelsea mulai menunjukkan perubahan dalam laga pramusim.

Meski berprestasi dalam laga pramusim, tentunya fans rival masih saja meremehkan Chelsea.

Dari empat laga yang sudah dijalankan, Chelsea meraih tiga kemenangan dan satu hasil imbang.

Kemenangan besar 5-0 melawan Wrexham tetap memancing cemoohan lantaran klub tersebut berada di level Liga Dua EFL.

Kemudian, kemenangan trofi Premier League Summer Series juga kembali mengundang ledekan lantaran dianggap bukan trofi yang sesungguhnya.

Yang terbaru, Chelsea mendapatkan trofi Premier League Summer Series 2023 setelah mengalahkan Fulham.

Peserta dari Premier League Summer Series 2023 adalah Aston Villa, Brentford, Brighton & Hove Albion, Chelsea, Fulham, dan Newcastle United.

Kompetisi ini sifatnya persahabatan dan diadakan pramusim oleh Amerika Serikat selama 22 hingga 30 Juli 2023.

Gara-gara trofi dari kompetisi ini belum termasuk trofi "musim", maka Chelsea pun diledek oleh sejumlah fans rival dalam unggahan Reece James menggendong trofi sebagai kapten.

Sama seperti Chelsea membantai Wrexham 5-0, di mana The Blues diledek hanya menang dari klub Liga Dua EFL.

@its4g**: Trofi pertama dan terakhir Chelsea untuk musim ini

@symgg**: Satu-satunya trofi yang bakal diangkat Chelsea musim ini

@mufc_ma**: Ngomong-ngomong fans Chelsea, ini tidak terhitung sebagai trofi musim ini

@confidencebr**: Biasa saja kok dibangga-banggakan

@akinjoshu**: James malu memegang trofi itu karena dia tahu itu bukan trofi sungguhan. Saya tidak tahu apa yang sebenarnya dirayakan fans Chelsea

@yaserlf**: Entah mana yang lebih memalukan, trofinya atau kenyataan bahwa Reece James jadi kapten

Chelsea Diledek

Di balik kebahagiaan para fans Chelsea, ada sejumlah pihak yang meledek bahwa sudah wajar jika menang melawan klub sekelas Wrexham.

Tidak seperti Chelsea yang merupakan klub Liga Premier, Wrexham adalah klub Liga Dua EFL.

Meski demikian, fans Chelsea tetap menganggap kemenangan ini merupakan hasil dari perjuangan, bukan karena lawan yang beda kelas.

Beberapa dari mereka berpendapat bahwa skuad Chelsea musim lalu belum tentu bisa menang jika melawan Wrexham.

@blue_foo**: "Itu cuma Wrexham", memang, tapi saya ragu skuad Chelsea pramusim panas tahun lalu bisa mengalahkan Wrexham 5-0. Kami berjuang untuk mendapatkan kesempatan. Tepuk tangan untuk permainan yang bagus tadi. Perjuangan dimulai dari sini

@carefreelewi**: Ini terasa sangat menyenangkan melihat Chelsea bermain dengan kebanggaan, stamina, intensitas, kepercayaan, dan penguasaan bola lagi. Ya ini cuma Wrexham, tapi itulah yang kami butuhkan

@hadj1naz**: Orang-orang bilang itu cuma Wrexham seolah kami tidak berjuang mati-matian melawan Southampton dan Leeds beberapa minggu lalu. Kami mendapat kebahagaain kami kembali dan itulah yang penting. Kami dukung sang pelatih!

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved