Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Festival Marabose 2023 dì Halmahera Selatan Resmi Ditutup, Sukses Angkat Budaya hingga Ekonomi

Festival Marabose 2023 yang diselenggarakan Pemkab Halmahera Selatan di area UMKM Milenial, desa Tembal , Kecamatan Bacan Selatan ditutup

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com
FESTIVAL: Tarian yang memperagakan Napak Tilas Kesultanan Bacan dalam pembukaan Festival Marabose 2023. Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik dalam sambutannya di penutupan Festival Marabose, menyebut festival ini sukses mengangkat budaya, pariwisata hingga ekonomi, Minggu (13/8/2023). 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Festival Marabose 2023 yang diselenggarakan Pemkab Halmahera Selatan di area UMKM Milenial, desa Tembal , Kecamatan Bacan Selatan, resmi ditutup pada Sabtu (12/8/2023) malam.

Festival yang berlangsung sejak 8 Agustus ini, menampilkan sejumlah item kegitan.

Diantaranya Napak Tilas Sultan Bacan pertama Said Muhammad Al Bakir, Expo Kuliner, Kirab Budaya Saruma, Gowes Marabose Fest, Bacan Fashion, Pentas Seni dan Budaya, Fun Dive Tawale dan Guraici serta Hiburan Rakyat.

Bupati Halmahera Selatan Usman Sidik dalam sambutannya menyebut Festival Marabose 2023 telah sukses mengangkat budaya, pariwisata serta ekonomi.

Ia pun menyampaikan bahwa penyelenggaraan festival ini sebagai media edukasi dan refleksi sejarah, budaya serta asal usul Kesultanan Bacan yang diawali dengan Napak Tilas Kesultanan dengan mengangkat kembali sejarah perjalanan kemaritiman Sultan Said Muhammad Al Bakir dari Pulau Makian hingga ke Pulau Bacan.

“Di mana, Napak Tilas pada kegiatan ini dijadikan roh kegiatan dari festival dengan mengangkat tema Jejak Keindahan Budaya di Tanah Surga,” ujarnya.

Baca juga: Bupati Halmahera Selatan Gandeng Perusahaan Asal Jerman Berinvestasi di Pulau Guraici

Politisi PKB itu juga berharap item kegiatan Festival Marabose 2023 yang dipadukan dengan kebudayaan, pariwisata dan ekonomi dapat menjaga kerukunan masyarakat Halmahera Selatan.

“Festival Marabose ini diharapkan dapat menjaga toleransi dan kerukunan seluruh masyarakat melalui khazanah budaya,” kata Usman, dihadapan ribuan pengunjung.

Lebih lanjut, Usman Sidik mengatakan bahwa penyelenggaraan Festival Marabose bukan hanya ajang pentas budaya yang dilangsungkan setiap tahunya.

Tetapi, juga sebagai perwujudan visi-misi pemerintah daerah dalam melaksanakan konektivitas antara wilayah serta ketersediaan infrastruktur dasar ekonomi sosial dan masyarakat yang berkualitas.

“Melalui program Smart City yang pembangunannya telah diresmikan, semoga dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat Halmahera Selatan,” ucapnya.

Ia menambahkan, walaupun Festival Marabose terbilang sangat singkat yakni dimulai pada 8-12 Agustus 2023, namun dampak ekonominya saat sangat luar biasa.

“Kami telah melakukan meeting bersama tim dari pusat yang diutus ke Kabupaten Halmahera Selatan, bahwa dampak terhadap ekonomi yakni biaya yang dikeluarkan dan pendapatan UMKM dua kali lipat dibandingkan biaya yang dikeluarkan pemerintah daerah,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved