Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Ibunda Korban Pesawat Lion Air JT610 Bikin Sayembara, Cari Orang Mirip Mendiang Putrinya

Nama salah satu korban kecelakaan pesawat terbang Lion Air JT610, Emma Ratna Puri, tengah kembali diperbincangkan.

Istimewa
Brosur sayembara mencari orang yang mirip mendiang Emma Ratna Puri yang digelar sang ibu, Mala Rosita. Emma Ratna Puri merupakan korban kecelakaan pesawat terbang Lion Air JT 610 pada 18 November 2018 silam. 

TRIBUNTERNATE.COM - Nama salah satu korban kecelakaan pesawat terbang Lion Air JT610, Emma Ratna Puri, tengah kembali diperbincangkan.

Diketahui, kecelakaan pesawat naas itu terjadi hampir lima tahun yang lalu, yakni 29 Oktober 2018,

Emma Ratna Puri merupakan satu di antara 189 korban tewas dari pesawat rute Jakarta-Pangkal Pinang yang jatuh di perairan Karawang itu.

Ke-189 korban meninggal dunia terdiri dari 179 penumpang dewasa, 1 penumpang anak, 2 bayi, 2 pilot, dan 5 kru pesawat.

Pesawat Lion Air JT610 jatuh setelah 13 menit mengudara.

Saat kejadian tragis ini, Emma Ratna Puri masih berusia 23 tahun dan merupakan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) jurusan Ekonomi.

Kini, nama Emma Ratna Puri disorot lagi setelah ibundanya, Mala Rosita (56) menggelar sayembara untuk mencari sosok yang punya wajah mirip dengan mendiang putrinya.

Sayembara ini seolah menjadi ekspresi kerinduan Mala Rosita terhadap anak perempuan kesayangannya.

Bahkan, dalam sayembara itu, Mala Rosita menyediakan hadiah uang dan trofi bagi pemenangnya.

Brosur sayembara ini sudah tersebar di media sosial baik di Facebook maupun Instagram. 

"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh peserta lomba mirip wajah putri saya Emma Ratna Puri. Hal ini saya adakan untuk mengenang dan bentuk kerinduan saya kepada anak saya. Semoga hal ini akan mrnjadi tambahannya silaturahmi keluarga saya dan semua peserta," tulis keterangan sayembara, Selasa (15/8/2023), dikutip dari Pos Belitung.

Diketahui, saat ini sudah ada 43 peserta yang ikut mendaftar sayembara itu, mereka berasal dari Bangka Belitung hingga luar daerah.

"Kuota ini ada 50, tapi kalau misalkan lebih kita tetap terima, yang penting ada kemiripan dengan anak saya Emma," tambahnya.

Adapun rencananya lomba ini akan digelar pada 23 Agustus 2023 mendatang di kediamannya, Kacang Pedang, Pangkalpinang.

"Kriteria yang menjadi penilaian ini meliputi kemiripan wajah, postur tubuh dan fisik, serta kemiripan gaya berpakaian," lanjut keterangan dari sayembara itu.

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved