Liga Inggris
Guardiola Bodo Amat Carabao Cup Lawan Newcastle, Bos City: Kalau Punggung Mendingan, Saya Mau Main
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengaku tidak ambil pusing soal Carabao Cup setelah Rodri absen.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengaku tidak ambil pusing soal Carabao Cup.
Manchester City akan menghadapi Newcastle United dalam laga tandang EFL Cup pada Kamis (28/9/2023) dini hari WIB.
Lantaran sudah kehilangan Rodri gegara kartu merah dalam laga melawan Nottingham Forest, Pep Guardiola pun dihujani pertanyaan soal siapa pemain yang bakal ia andalkan.
Baca juga: Karyawan City Selamatkan Ederson dari Kartu Merah seusai Kiper Ajak Duel Awoniyi, Nyaris Susul Rodri
Baca juga: Kovacic Nonton Man City Vs Nottingham Bareng Anak, Fans: Cepat Balik Gantikan Rodri Lawan Arsenal
Baca juga: Rodri Dituduh Sengaja Cekik Biar Kena Kartu Merah: Satu-satunya Cara Bintang Man City Bisa Istirahat
Pep Guardiola mengaku, ia akan memainkan para pemain yang butuh menit bermain alias jarang dimainkan.
Pelatih asal Spanyol itu juga berkelakar bahwa dirinya akan maju masuk ke skuad jika punggungnya yang habis dioperasi sudah membaik.
"Kami bakal memainkan para pemain yang butuh menit bermain, mungkin dari Akademi Man City."
"Mungkin kalau punggung saya sudah mendingan (saya bisa main) beberapa menit. Kita lihat saja," ujar Pep Guardiola, dikutip dari Beanyman Sports.
Pep Guardiola Ogah Bantu
Pep Guardiola tidak mau membantu anak asuhnya, Kyle Walker, yang kena kartu merah gara-gara insiden pada Desember 2021 lalu.
Kini, Rodri yang kena kartu merah dan tampaknya Pep Guardiola juga kembali membiarkan sang anak asuh menerima konsekuensi atas perbuatannya.
Diketahui, Kyle Walker pernah kena kartu merah saat babak penyisihan grup melawan RB Leipzig di Liga Champions.
Dalam laga yang digelar pada 8 Desember 2021 itu, Kyle Walker menendang lawannya, Andre Silva.
Gara-gara aksinya itu, Kyle Walker terkena suspensi dalam tiga laga UEFA.
Pep Guardiola pun marah dan merasa Kyle Walker pantas mendapatkannya serta tak ingin bernegosiasi dengan UEFA.
"Dia berhak diskors tiga laga. Ketika pemain melakukan hal bodoh, dia layak dihukum skors tiga laga."
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.