Jumat, 10 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Champions

Rasmus Hojlund Gendong Man United dan Malah Minta Maaf, Rio Ferdinand: Gabung MU Langsung Tertekan

Pemain baru Manchester United, Rasmus Hojlund, menggendong skuadnya dalam kekalahan melawan Galatasaray.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@rasmus.hoejlund
Pemain baru Manchester United, Rasmus Hojlund, menggendong skuadnya dalam kekalahan melawan Galatasaray. 

TRIBUNTERNATE.COM - Pemain baru Manchester United, Rasmus Hojlund, menggendong skuadnya dalam kekalahan melawan Galatasaray.

Manchester United baru saja mengalami kekalahan memalukan melawan Galatasaray di babak penyisihan grup Liga Champions.

Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, merasa kasihan pada Rasmus Hojlund.

Baca juga: Acak-acak Man City, Pedro Neto Bisa Jadi Pengganti Jadon Sancho di Man United: Masih Ada Halangannya

Baca juga: Man United Dipermalukan Galatasaray 2-3, Ex Chelsea Hakim Ziyech Gagal Nostalgia UCL di Inggris

Baca juga: Jokso Gvardiol Dibuatkan Perpisahan RB Leipzig saat Datang Bareng Man City, Diberi Patung Perunggu

Diketahui, Rasmus Hojlund mencetak dua gol pada menit ke-17 dan ke-67.

Namun gol bintang Denmark itu berhasil dibalas tiga gol oleh Wilfried Zaha (23'), Muhammed Kerem Akturkoglu (71'), dan Mauro Icardi (81').

Manchester United tak hanya terpuruk di klasemen Liga Premier dengan berada di posisi 10, namun juga di Grup A Liga Champions dengan nol poin.

Dari tujuh kompetisi yang diikuti Rasmus Hojlund, ia sudah menyumbang tiga gol.

Meski menjadi satu-satunya pemain yang menyumbang gol di laga terakhir itu, Rasmus Hojlund justru meminta maaf.

Rasmus Hojlund menunjukkan gestur tangan menelungkup seperti minta maaf di hadapan para fans di Old Trafford.

Hal inilah yang membuat Rio Ferdinand kasihan kepada bintang 20 tahun itu.

Pasalnya, Rasmus Hojlud seperti di bawah tekanan bahwa dirinya harus mencetak gol di tiap laga.

"Saya benar-benar merasa kasihan dengannya karena belum pernaha da pemain yang bergabung (ke Manchester United) di usianya dan langsung mendapat tekanan untuk menjadi pemain yang harus mencetak gol, harus menjadi pemain terakhir (yang mencetak gol)," ujarnya, dikutip dari manchestereveningnews.co.uk.

Rio Ferdinand menyebut bahwa pemain sehebat Wayne Rooney ada rekan pendamping seperti Ruud van Nistelrooy sehingga tidak benar-benar berjuang sendirian.

"Dia langsung masuk ke skuad sebagai rekrutan mahal, dengan seluruh tekanan itu, tapi itulah yang terjadi sebagai pemain Man United. Kamu harus menghadapi tekanan itu," sambung Rio Ferdinand.

Jalannya Pertandingan

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved