Liga Inggris
Habis Dipuji Guardiola, Kai Havertz Assist Gol Martinelli Penentu Kemenangan Arsenal atas Man City
Penyerang Arsenal, Kai Havertz, mengawali debutnya di skuad Mikel Arteta dengan kurang baik.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Penyerang Arsenal, Kai Havertz, mengawali debutnya di skuad Mikel Arteta dengan kurang baik.
Meski demikian, pelatih Manchester City, Pep Guardiola memuji Kai Havertz sebagai rekrutan yang bagus dari Chelsea.
Setelah pujian menjelang laga tersebut, benar saja Kai Havertz unjuk gigi mencatatkan assist untuk gol penentu kemenangan Gabriel Martinelli.
Baca juga: Alasan Guardiola Ogah Cadangkan Kovacic, Fans Man City Ketar-ketir setelah Langgar 2 Pemain Arsenal
Baca juga: Guardiola Malah Senang Man City Disalip Arsenal, Sebut Phil Foden dkk Diuntungkan: Mending Gini
Baca juga: Penyebab Kyle Walker dan Erling Haaland Ngamuk ke Staf Arsenal, Kronologi Ajak Bek Man City Salaman
Berkat penampilannya itu, kini Kai Havertz sudah membukukan satu gol dan satu assist dari total 12 penampilannya bareng Arsenal.
Pujian Pep Guardiola menjelang laga bagaikan doa yang terkabul bagi Arsenal.
Pep Guardiola ditanya awak media, apakah Arsenal lebih kuat dibanding musim lalu.
"Saya tidak tahu karena saya tidak di ruang ganti dan saya tidak bicara dengan mereka."
"Saya tahu Aleks (Zinchenko) dan saya tahu (Gabriel) Jesus tapi sisanya saya tidak tahu, tapi mereka masih bertahan di skuad."
"Rekrutmen yang mereka lakukan itu bagus, para pemain dengan level luar biasa. Sang kiper, Havertz, Rice, mereka adalah tim yang bagus," pujinya, dikutip dari manchestereveningnews.co.uk.
Dalam wawancara itu, Pep Guardiola juga merasa bahwa masa kejayaan Arsenal telah kembali setelah sekian lama jauh dari trofi.
Saat masih muda bermain untuk Barcelona, Pep Guardiola melihat Arsenal yang begitu hebatnya bersaing dengan Manchester United kepemimpinan Sir Alex Ferguson.
"Mereka memiliki pola yang jelas dan mereka adalah tim yang sangat baik. Mereka berjuang untuk menjadi juara dan kini mereka kembali."
"Arsenal telah kembali. Ketika saya masih muda dan bermain di Barcelona, Arsenal selalu di sana (puncak klasemen), saya menyaksikan mereka bertarung melawan tim Fergie tapi sekarang mereka kembali lagi."
"Ketika kalian lihat di kalender, laga di Emirates adalah salah satu yang paling sulit," paparnya, dikutip dari manchestereveningnews.co.uk.
Hikmah Disalip Arsenal
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.