Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Balas Dendam Liverpool Terbayarkan Chelsea, Bek Spurs Romero Diserbu: Siapa yang Sekarang Nangis?

Dendam ini utamanya tertuju pada bek Tottenham Hotspur, Cristian Romero, yang sempat meledek gelandang Liverpool, Alexis Mac Allister.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@cutiromero2
Bek Tottenham Hotspur, Cristian Romero. Dendam ini utamanya tertuju pada bek Tottenham Hotspur, Cristian Romero, yang sempat meledek gelandang Liverpool, Alexis Mac Allister. 

Akun Instagram bek Argentina itu langsung diserbu dengan kata-kata "siapa yang sekarang menangis di rumah?" oleh para fans Liverpool.

Terpantau para fans kembali pada unggahan Cristian Romero pada awal Oktober yang merayakan kemenangan Tottenham Hotspur, di mana komentar Alexis Mac Allister tampak sudah tidak ada.

Serta pada tiga foto dirinya yang dipin, yakni foto saat Argentina menang Piala Dunia, serta foto bersama anak dan istrinya.

Unggahan terbaru setelah Tottenham Hotspur menang melawan Fulham juga tak luput dari sindiran para fans Liverpool.

Ange Postecoglou Takut Wasit

Pelatih Tottenham Hotspur, Ange Postecoglou, mengaku takut pada wasit.

Hal ini diungkapkan Ange Postecoglou setelah kekalahan telak melawan Chelsea yang berakhir 4-1.

Ange Postecoglou awalnya mengeluhkan soal proses pengecekan VAR yang membuat laga jadi berlangsung lama.

Pemeriksaan oleh VAR memakan waktu lama, total ada sembilan kejadian pemeriksaan VAR.

Dikutip dari theguardian.com, Ange Postecoglou mengaku tidak suka dengan keterlibatan VAR yang membuat laga molor.

Babak pertama dengan tambahan waktu 12 menit, sedangkan babak kedua sembilan menit.

"Saya tidak suka kalau pertandingan harus berjalan seperti itu. Sebagian di antaranya adalah tindakan yang diinisiasi sendiri, karena kalau kita main setiap minggu lalu habis itu komplain soal keputusan yang ada, ya itulah yang akan terjadi."

"Setiap keputusan harus dicek secara forensik dan kami bakal duduk-duduk dalam waktu yang lama di setiap pertandingan untuk mencoba mencari tahu apa yang sedang terjadi," keluhnya.

Ange Postecoglou mengaku masuknya teknologi dalam dunia sepak bola justru membuat sulit.

"Saya tidak akan pernah bicara dengan wasit soal aturan permainan. Menurut saya sangat sulit bagi wasit untuk memimpin. Otoritas mereka terus-menerus berkurang."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved