Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Champions

Penyesalan Guardiola setelah Man City Kalahkan Red Star: Bek Ini Bagus tapi Tak Bisa Saya Mainkan

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memiliki satu penyesalan setelah skuadnya mengalahkan Red Star Belgrade 3-2.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@pepteam
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memiliki satu penyesalan setelah skuadnya mengalahkan Red Star Belgrade 3-2. 

TRIBUNTERNATE.COM - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memiliki satu penyesalan setelah skuadnya mengalahkan Red Star Belgrade 3-2.

Pep Guardiola berharap bisa memainkan banyak pemain akademi dalam laga matchday 6 Liga Champions tersebut.

Namun, sayangnya ada bek muda yang tidak memungkinkan untuk ia mainkan.

Baca juga: Prediksi Skor Man City vs Red Star Belgrade: Tayang SCTV Jam 00.45, Link Streaming, Susunan Pemain

Baca juga: Ederson Sakit, Stefan Ortega Starter Man City vs Red Star, Guardiola: Saya Mau Rotasi Pemain

Baca juga: Guardiola Putar Otak Cari Pengganti Rodri dan Kevin De Bruyne, Bos Man City: Kami Tak Diam Menunggu

Sosok itu adalah Max Alleyne yang akhirnya berada di bangku cadangan sampai laga berakhir.

Pep Guardiola berhasil memainkan sejumlah lulusan akademi seperti Micah Hamilton, Mahamadou Susoho, Rico Lewis, Oscar Bobb, dan Phil Foden.

Nyaris saja sang pelatih memanggil Max Alleyne dari bangku cadangan di babak kedua namun tidak jadi.

Pasalnya, di separuh akhir babak kedua, Crvena zvezda nyaris bisa comeback.

Manchester City yang mencetak gol pembuka oleh Micah Hamilton melalui assist Matheus Nunes pada menit ke-19.

Di babak kedua, giliran Oscar Bobb menambah keunggulan melalui assist Rico Lewis pada menit ke-62.

Red Star Belgrade berusaha membalas dengan gol Hwang In-beom dari assist Bukari pada menit ke-76.

Skuad tamu mendapat kesempatan penalti gara-gara pelanggaran dari Djiga yang dieksekusi dengan sempurna oleh Kalvin Phillips.

Tim Barak Bakhar nyaris bisa menyamakan dengan gol kedua Aleksandar Katai pada injury time namun waktu habis dan laga berakhir 3-2 untuk tim tamu.

Pep Guardiola telah melakukan pergantian sembilan pemain, dan ia merasa jika Max Alleyne masuk maka terlalu berisiko.

"Tidak mudah untuk bisa memberi banyak kesempatan di level itu karena di klub-klub besar, orang-orang tidak mau menunggu, tapi situasi kami saat itu sangatlah bagus."

"Di akhir, saya ingin memainkan Max sebagai bek tengah karena ia punya kualitas istimewa dengan bola tapi permainan belum cukup bisa dikendalikan, tapi laga itu adalah pujian besar bagi akademi untuk tahun-tahun ini," tuturnya, dikutip dari manchestereveningnews.co.uk.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved