Liga Inggris
Guardiola Kesal Man City Ceroboh Lawan Crystal Palace: Seperti Semua Laga kecuali Pas Hadapi Chelsea
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, kesal gara-gara skuadnya ceroboh saat melawan Crystal Palace dan berakhir imbang 2-2.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, kesal gara-gara skuadnya ceroboh saat melawan Crystal Palace dan berakhir imbang 2-2.
Pep Guardiola mengaku, Manchester City memang tidak layak untuk menang dengan cara bermain demikian.
Ia menyinggung terutama soal Phil Foden yang menyebabkan penalti atau gol penyeimbang dari skuad tamu di detik-detik terakhir.
Baca juga: Guardiola Sebut Jack Grealish Cocok Main di Tengah, Fans Man City: Ngapain Taruh Alvarez di Situ?
Baca juga: Pochettino Tidak Hormati Thiago Silva, Bisik-bisik di Ruang Ganti Chelsea, Conor Gallagher Kaget
Baca juga: Man City Bakal Lawan PSG di 16 Besar Liga Champions, Persentase Prediksi Haaland vs Mbappe di UCL
Diketahui, gol pembuka dibukukan oleh Jack Grealish (24') melalui assist Phil Foden.
Di babak kedua, Manchester City menambah keunggulan dengan gol debut Rico Lewis (54').
Sayangnya, pada menit ke-76, Manchester City kebobolan gol Jean-Philippe Matetadari dari assist Schlupp.
Crystal Palace mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90+5 dari Michael Olise melalui penalti.
"Di akhir, harusnya bersabarlah dan jangan kebobolan dengan transisi, jangan kebobolan seperti yang sudah kita lakukan dalam tujuh hingga delapan tahun menghadapi laga jenis seperti ini."
"Tapi tentu saja, dalam aksi yang pertama, mereka lari dan mencetak gol, dan di menit-menit terakhir, kami malah memberi mereka (penalti)."
"Dalam kotak 18 yard kalian harusnya hati-hati, dan kami tidak hati-hati. Kami tidak berhak untuk menang," ujarnya kesal, dikutip dari manchesterevenignews.co.uk.
Menurut sang pelatih, Manchester City bermain dengan cara yang mirip-mirip dalam akhir-akhir ini dengan tren menurun.
Manchester City bermain stabil hingga akhir laga hanya saat imbang 4-4 melawan Chelsea.
"Ini bukan sial, kami memang berhak menerimanya. Kami buang dua poin. Kalau kalian yang beri penalti, ya kalian berhak mendapatkannya (gagal menang)."
"Kalian lihat kami menciptakan peluang tapi akhirnya kebobolan, ini agak mirip dengan permainan sepanjang musim ini kecuali saat lawan Chelsea, tapi kami tidak sanggup menutup laga (dengan kemenangan). Perasaannya sama," tambahnya.
Bursa Transfer Januari
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.