Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Ramadan dan Idul Fitri 2024

Apa Boleh Salat Idul Fitri Sendiri di Rumah, Begini Hukum dan Tata Cara

Lalu bagaimana hukum mengerjakan salat Idul Fitri sendirian di rumah? Bagaimana keabsahannya, berikut penjelasannya dikutip dari harakah.id:

|
Editor: Ifa Nabila
Tribunternate.com/ Nurhidayat Hi Gani
Suasana berlangsunya salat Idul Fitri 1444 Hijriah yang dilaksanakan ratusan warga Muhammadiyah di Halmahera Selatan, Jumat (21/4/2023). 

TRIBUNTERNATE.COM - Apakah boleh malakukan salat Idul Firti sendiri di rumah?

Begini hukumnya dan simak tata cara salat Idul Fitri.

Diketahui, Idul Fitri tahun 2024 diperkirakan jatuh pada 9-10 April 2024.

Baca juga: Tata Cara Mandi Wajib setelah Haid, Simak bagi Wanita yang Ingin Segera Bayar Utang Puasa Ramadhan

Baca juga: Masjid Nurul Fatah Dapat Giliran Safari Ramadhan Pemkot Ternate, Sekot: Tingkatkan Perbuatan Positif

Lalu bagaimana hukum mengerjakan salat Idul Fitri sendirian di rumah?

Bagaimana keabsahannya, berikut penjelasannya dikutip dari harakah.id:

Shalat Idul Fitri merupakan salah satu ibadah sunnah dalam Islam.

Dalam mazhab Syafi’i, shalat ini dihukumi sunnah muakkadah.

Syekh Abu Syuja’ Al-Syafi’i mengatakan dalam kitab Matan Taqrib,

وَصَلَاة الْعِيدَيْنِ سنة مُؤَكدَة وَهِي رَكْعَتَانِ يكبر فِي الأولى سبعا سوى تَكْبِيرَة الْإِحْرَام وَفِي الثَّانِيَة خمْسا سوى تَكْبِيرَة الْقيام

Shalat Idul Fitri dan Idul Adha adalah sunnah muakkadah. Ia dilaksanakan sebanyak dua rakaat. Pada rakaat pertma, seseorang bertakbir sebanyak tujuh kali selain takbiratul ihram. Dalam rakaat kedua, seseorang bertakbir sebanyak lima kali selain takbir ketika berdiri dari sujud (Kifayatul Akhyar Fi Halli Ghayat Al-Ikhtishar, hlm. 148).

Sunnah muakkadah berarti shalat sunnah sangat dianjurkan. Tetapi kesunnahan ini tidak sampai derajat wajib. Ketika tidak dilaksanakan, seseorang tidak akan mendapat dosa sedikit pun.

Jika bisa dilaksanakan tentu ada pahala yang menanti. Di sinilah keutamaan shalat Idul Fitri itu.

Tentang cara pelaksanaannya, sebagaimana disinggung Syekh Abu Syuja’ di atas, adalah dengan shalat sebanyak dua rakaat.

Rakaat pertama dianjurkan melakukan takbir sebanyak tujuh kali. Rakaat kedua dianjurkan disertai membaca takbir sebanyak lima kali.

Untuk keabsahan shalat sunnah Idul Fitri, tidak disyaratkan harus berjamaah. Jadi, shalat Idul Fitri boleh dilaksanakan sendiri, tanpa berjamaah dan tetap sah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved