Kumpulan Bacaan Doa
Bacaan Doa untuk Pengantin Baru Sesuai Sunnah Rasulullah SAW dan Doa Tokoh Agama setelah Ijab Qabul
Simak tiga bacaan doa untuk pengantin baru, salah satunya merupakan doa yang sesuai dengan sunnah Rasulullah Nabi Muhammad SAW.
TRIBUNTERNATE.COM - Simak tiga bacaan doa untuk pengantin baru, salah satunya merupakan doa yang sesuai dengan sunnah Rasulullah Nabi Muhammad SAW.
Pernikahan adalah salah satu momen penting dalam kehidupan.
Baik keluarga, tamu atau teman, tokoh agama, maupun kedua mempelai sendiri pasti memanjatkan doa agar pernikahan itu berjalan dengan baik serta senantiasa mendapat berkah dari Allah SWT.
Apalagi mengingat bahwa pernikahan adalah ibadah seumur hidup.
Saat mendatangi acara pernikahan kerabat atau teman, kita dapat mengucapkan doa untuk mengucapkan doa pengantin baru sesuai sunnah Rasulullah.
Doa untuk pengantin baru ini berisi harapan agar kedua mempelai diberi keberkahan dalam suka dan duka selama menjalani bahtera rumah tangga.
Doa ini dapat dibaca setelah ijab qabul atau saat acara resepsi pernikahan berlangsung.
Doa untuk Pengantin Baru Sesuai Ajaran Sunnah Rasulullah
بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِيْ خَيْرٍ
Bârakallâhu laka wa bâraka ‘alaika wa jama‘a bainakumâ fî khairin
Artinya: “Semoga Allah memberkahimu dalam suka dan duka dan semoga Allah mengumpulkan kalian berdua di dalam kebaikan.”
Baca juga: 4 Bacaan Doa untuk Pengantin Baru, termasuk Doa dari Mempelai Pria kepada Pasangannya
Baca juga: 5 Bacaan Doa Selamat Dunia dan Akhirat, Memohon Keselamatan dari Fitnah Kafir hingga Bencana
Baca juga: Agar Tak Salah Pilih dalam Pemilu 2024, Ini Bacaan Doa Memohon Pemimpin yang Baik dan Amalannya
Baca juga: Israel Masih Gencarkan Genosida, Ini 5 Bacaan Doa Memohon Kemenangan Warga Palestina

Doa Tokoh Agama setelah Ijab Qabul
Selain doa di atas, doa lain dalam versi lebih panjang yang biasa dibaca oleh tokoh agama yakni sebagai berikut.
اَللّٰهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ اٰدَمَ وَحَوَّاءَ وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَسَارَةَ وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ سَيِّدَنَا يُوْسُفَ وَزُلَيْخَاءَ وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَسَيِّدَتِنَا خَدِيْجَةَ الْكُبْرَى وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سَيِّدِنَا عَلِيِّ وَسَيِّدَتِنَا فَاطِمَةَ الزَّهْرَاءَ
Allâhumma allif bainahumâ kamâ allafta baina Adam wa Hawwa, wa allif bainahumâ kamâ allafta baina sayyidinâ Ibrâhîm wa Sârah, wa allif bainahumâ kamâ allafta baina sayyidinâ Yûsuf wa Zulaikha, wa allif bainahumâ kamâ allafta baina sayyidinâ Muhammadin shallallâhu ‘alaihi wa sallama wa sayyidatinâ Khadîjatal kubrâ, wa allif bainahumâ kamâ allafta baina sayyidinâ ‘Aly wa sayyidatinâ Fâthimah az-Zahrâ
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.