Liga Inggris
Pochettino Kena Masalah, soal Levi Colwill dan Broja saat Chelsea vs Middlesbrough Dibahas Petinggi
Pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino, bisa kena masalah gara-gara keputusannya dalam laga melawan Middlesbrough.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino, bisa kena masalah gara-gara keputusannya dalam laga melawan Middlesbrough.
Mauricio Pochettino menaruh Levi Colwill di posisi bek kiri.
Pelatih asal Argentina itu juga mencadangkan sang penyerang, Armando Broja.
Baca juga: Kepa Ex Chelsea Tampil Ampas, Istri Lunin Bilang Ini, Fans Madrid: Pinteran Dia Ketimbang Ancelotti
Baca juga: Cole Palmer Ampas, Astrid Wett Bintang Dewasa OnlyFans Disalahkan Fans Chelsea: Gara-gara Kamu
Baca juga: Kepa dan Rudiger Bikin Gol Bunuh Diri Madrid vs Atletico, Duo Ex Chelsea Dihujat, Siapa yang Salah?
Kabar terbaru dari jurnalis Ben Jacobs menyebut, para petinggi klub membahas soal dua keputusan Mauricio Pochettino tersebut.
"Meski Chelsea membela Pochettino, hal-hal seperti Colwill di bek kiri dan Broja tidak menjadi starter malam tadi tengah didiskusikan secara internal oleh departemen sepak bola hingga para petinggi senior," demikian dikabarkan Jacobs.
Belum diketahui apakah pembahasan internal itu akan berdampak pada karier Mauricio Pochettino.
Armando Broja Cadangan
Armando Broja dan Mykhailo Mudryk baru dimainkan di babak kedua dalam laga melawan Middlesbrough pada leg 1 semifinal Carabao Cup.
Pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino, mengungkapkan alasan dirinya baru memasukkan Armando Broja pada menit ke-63.
Diketahui, Armando Broja masuk menggantikan Enzo Fernandez dan Mykhailo Mudryk menggantikan Noni Madueke.
Sejumlah fans sempat berharap Armando Broja dan Mykhailo Mudryk dimainkan sejak awal dan bisa mengubah situasi.
Namun, ternyata kondisi fisik Armando Broja menjadi penyebab Mauricio Pochettino cuma memainkan pada 30 menit akhir.
"Armando baru gabung dari setahun cedera dan di di periode sekarang dia baru saja main beberapa hari lalu."
"Dia tidak bisa jadi starter seperti pemain normal lainnya. Kami harus mengatur dalam tiga hari kami ada laga di mana dia harus jadi starter," ungkapnya, dikutip dari standard.co.uk.
Selain itu, Mauricio Pochettino juga menyadari bahwa kehadiran dua pemain lini depan itu tidak membawa pengaruh besar.
"Ketika dia (Broja) masuk ke lapangan bersama Mischa, sulit bagi mereka untuk menyatu, sulit untuk menciptakan kesempatan dan pada akhirnya mereka tidak bisa membantu gol atau membuat perbedaan," tuturnya.
Cole Palmer Dihujat
Gelandang Chelsea, Cole Palmer, bermain buruk dalam laga melawan Middlesbrough di leg 1 semifinal Carabao Cup.
Sejumlah fans langsung menyasar Cole Palmer dan menyalahkan seorang bintang video dewasa OnlyFans, Astrid Wett.
Chelsea kalah 1-0 di Riverside Stadium dengan pemain lini depan mereka menjadi sasaran hujatan, termasuk Cole Palmer.
Padahal, mantan pemain Manchester City itu selama ini selalu dibangga-banggakan karena membawa dampak bagus pada skuad.
Namun, dalam laga menghadapi klub Championship tersebut, Cole Palmer tampil buruk dengan membuang banyak peluang.
Bahkan, sudah diberi assist tepat di depan gawang saja Cole Palmer malah menendangnya terlalu melambung jauh.
Dari football.london, Cole Palmer dan Raheem Sterling mendapat rating terburuk yakni 4/10.
Sejak babak pertama, Chelsea sudah tampak kewalahan, peluang terbuang sia-sia oleh Cole Palmer, Raheem Sterling, dan Noni Madueke.
Di babak kedua, Chelsea meningkatkan intensitas serangan, Mykhailo Mudryk dan Armando Broja juga sudah dimainkan tapi tetap saja tidak ada perubahan berarti.
Chelsea begitu kesulitan membalas gol Hayden Hackney (37') yang akhirnya menjadi gol satu-satunya.
Sejumlah fans langsung teringat sosok Astrid Wett yang sempat berfoto selfie dengan Cole Palmer.
Tampak pula bekas lipstik di pipi Cole Palmer yang diduga dari bibir Astrid Wett.
Astrid Wett yang mengaku sebagai fans Chelsea ikut marah-marah atas kalahnya The Blues dan menyebut tidak ada visi dan misi dari tim.
Para fans langsung menuduh Astrid Wett turut berperan membuat Cole Palmer tampil buruk.
@scalethe**: Kita harus tanya-tanya dia, seolah dia sudah ambil banyak keberuntungan dari Palmer
@iamdjb**: Apa yang dia lakukan ke Palmer? Dia jadi tidak sama lagi setelah momen itu
@gullit**: Dia benar-benar merusak Palmer
Selain menyasar Astrid Wett, para fans juga menghujat Cole Palmer.
@millzran**: Tidak bisakah kita kirim Cole Palmer ke AFCON ketimbang Nicolas Jackson?
@kwesike**: Cola Palmer tidak bisa main hari ini dan bisa-bisanya dia bertahan 90 menit
@histal**: Cole Palmer adalah pemain paling payah sekarang
@yerbam**: Kok bisa-bisanya orang bilang Cole Palmer itu pemain kelas dunia
Fans Chelsea Ngamuk
Sebagian suporter Chelsea yang datang ke Riverside Stadium untuk menonton laga melawan Middlesbrough mengamuk.
Para fans mengungkapkan rasa frustasinya kepada para pemain gara-gara kalah 1-0 melawan klub Championship di leg 1 semifinal Carabao Cup tersebut.
Sejumlah pemain Chelsea seperti Thiago Silva, Levi Colwill, Alfie Gilchrist, dan Armando Broja akhirnya menghampiri para fans untuk menenangkan mereka.
Tampak setelah laga sejumlah fans turun dari tribun dan berteriak-teriak marah.
Terlihat beberapa di antara mereka hanya sekadar merekam para pemain yang mendekat.
Namun, suasana masih aman terkendali dengan petugas keamanan menjaga jarak para fans serta Thiago Silva dan kawan-kawan.
Tak cuma menenangkan para fans yang marah di stadion, Thiago Silva juga minta maaf melalui media sosialnya.
Bek veteran Brasil itu merasa bersalah atas kekalahan itu dan berharap bisa memperbaiki keadaan nanti pada leg 2 di Stamford Bridge.
Moises Caicedo Bikin Debat
Gelandang bertahan Chelsea, Moises Caicedo, memancing pro kontra dari para fans gara-gara penampilannya melawan Middlesbrough.
Ada yang berpendapat bahwa Moises Caicedo menjadi pemain paling niat dalam leg 1 semifinal Carabao Cup tersebut.
Pendapat tersebut langsung menuai pro kontra, lantaran sejumlah fans lain beranggapan Moises Caicedo adalah penyebab yang membuat gawang Chelsea kebobolan Hayden Hackney.
Dari football.london, Moises Caicedo mendapat rating rata-rata pemain Chelsea, yakni 5/10.
Sedangkan terendah dengan angka 4/10 diperoleh Cole Palmer, Raheem Sterling, dan Levi Colwill.
Moises Caicedo memang gagal menghentikan lari Hayden Hackney yang menyebabkan gol pembuka dan satu-satunya itu.
Namun, mantan pemain Brighton itu tampak meningkatkan permainannya di babak kedua dengan konsisten menguasai bola.
Tidak heran jika ada dua pandangan dalam menilai permainan Moises Caicedo.
@blue_fo**: Caicedo bermain ganas malam ini. Satu-satunya yang bisa saya maafkan
@dickson**: Caicedo satu-satunya harapan malam tadi
@cfcnews**: Moises Caicedo sudah memberikan segalanya malam ini. Pemain yang hebat
@cfcsto**: Caicedo satu-satunya pemain yang tampak peduli
@calmerpa**: Kok bisa Caicedo ganas, dia bertanggung jawab atas kebobolan itu, dia meninggalkan (Hackney) sendiri untuk mencetak gol
@majora**: Caicedo yang gagal menghentikan lawan
@dcworki**: Kok bisa Caicedo dianggap bagus? Kalian ini nonton laga yang mana, betapa gila
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.