Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Ramadan dan Idul Fitri 2024

Segera Bayar Utang Puasa Ramadhan, Begini Cara Mandi Junub untuk Bersihkan Hadas Besar

Jika Anda dalam kondisi belum bersih dari hadas besar seperti haid atau nifas, segera mandi junub

Editor: Ifa Nabila
Unsplash/@chanphoto
Ilustrasi mandi junub atau mandi besar. Jika Anda dalam kondisi belum bersih dari hadas besar seperti haid atau nifas, segera mandi junub 

TRIBUNTERNATE.COM - Segera bayar utang puasa Ramadhan bagi umat muslim yang memiliki utang.

Jika Anda dalam kondisi belum bersih dari hadas besar seperti haid atau nifas, segera mandi junub atau mandi wajib jika ingin segera berpuasa.

Batas waktu membayar utang puasa Ramadhan atau meng-qadha ada dua pendapat.

Baca juga: Tata Cara Mandi Bersih dari Hadas Besar Termasuk Haid dan Nifas, Muslimah Segera Bayar Utang Puasa

Baca juga: Cara Mandi Wajib setelah Haid serta Doa, Masih Ada Waktu Muslimah Bayar Utang Puasa Ramadhan

Pertama, menurut ulama Syafiiyah dan ulama Hanabilah, batas akhir qadha puasa Ramadan adalah hingga datang puasa Ramadan berikutnya.

Artinya, berdasarkan pendapat tersebut, batas akhir bayar utang puasa tahun 2023 adalah sebelum 11 Maret-12 Maret 2024.

Kedua, menurut ulama Hanafiyah, tidak ada batas akhir qadha puasa Ramadan.

Pendapat ini menyatakan, qadha puasa Ramadan boleh dilakukan kapan saja, baik setelah tahun puasa Ramadan yang ditinggalkan atau tahun-tahun berikutnya.

Artinya, berdasarkan pendapat ulama Hanafiyah, membayar utang puasa Ramadan dapat dilakukan kapan saja oleh umat Islam sepanjang hayat.

Namun, ada waktu-waktu yang diharamkan untuk melakukan puasa bagi umat Islam, di antaranya hari raya Idulfitri dan Iduladha, serta tanggal 11, 12, dan 13 pada bulan Zulhijjah.

Bagi wanita yang selesai haid dan ingin segera membayar utang puasa Ramadhan, bisa mengikuti tata cara mandi wajib berikut.

Orang yang diharuskan melakukan mandi wajib di antaranya orang yang telah melakukan hubungan intim, wanita setelah haid, hingga setelah melahirkan.

Seseorang berhadas besar dilarang melakukan ibadah shalat ataupun membaca al quran.

Untuk bersuci dari hadas besar tersebut, seseorang haruslah melakukan mandi besar atau mandi wajib.

Adapun tata cara mandi wajib, dilakukan dengan cara membasuh seluruh tubuh mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki.

Berikut sebab-sebab seseorang melakukan mandi wajib, dikutip dari Buku Pintar Panduan Ibadah Muslimah karya Syukron Maksum:

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved