Kumpulan Bacaan Doa
Bacaan Doa Selamat: Sholawat Munjiyat sebagai Doa Penyelamat dari Segala Musibah
Simak salah satu bacaan doa selamat, yakni dengan membaca sholawat munjiyat, memohon keselamatan dari Allah SWT dari segala musibah.
TRIBUNTERNATE.COM - Simak salah satu bacaan doa selamat, yakni dengan membaca sholawat munjiyat, memohon keselamatan dari Allah SWT dari segala musibah.
Selain itu, sholawat munjiyat bisa dibaca saat meminta kepada Allah SWT agar hajat yang diinginkan bisa terkabul.
Sholawat munjiyat adalah satu di antara jenis sholawat yang dapat diamalkan oleh umat Muslim, sedangkan perintah untuk membaca sholawat sendiri sudah tertuang dalam Alquran Surat Al-Ahzab ayat 56:
إِنَّ اللهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya” (QS. Al-Ahzab:56)
Secara harfiah, sholawat munjiyat berarti "sholawat penyelamat", sebagaimana dikutip dari laman NU Online.
Sementara itu, bacaan sholawat munjiyat bermula dari seorang 'arif yang terjebak badai besar di masa lalu.
Dalam kitab al-Fajr al-Munir fi as-Shalat ala al-Basyir wa an-Nadzir karangan Syekh Umar bin ‘Ali bin Salim al-Fakihani, dijelaskan bahwa orang arif yang dimaksud adalah salah satu pemuka tarekat Syadziliyah.
Yakni, Syekh As-Shalih Musa ad-Dlarir.
Sholawat Munjiyat muncul saat Syekh As-Shalih Musa ad-Dlarir menaiki kapal dan terjadi sebuah badai besar.

Baca juga: Bacaan Doa untuk Pengantin Baru: Doa yang Dibaca Suami sembari Memegang Ubun-ubun Istri
Baca juga: Ramadhan 2024: Simak Bacaan Dzikir dan Wirid Jelang Berbuka Puasa, Lengkap dengan Doa Buka Puasa
Baca juga: Bacaan Doa Selamat, Memohon Perlindungan dari Orang Jahat dan Doa Tolak Bala Sholawat Thibbil Qulub
Baca juga: Jelang Pemilu 2024, Ini 3 Bacaan Doa Selamat agar Dijauhkan dari Pemimpin yang Zalim
Baca juga: Bacaan Doa Selamat, Memohon Perlindungan dari Orang Jahat dan Doa Tolak Bala Sholawat Thibbil Qulub
Berikut riwayat munculnya sholawat munjiyat:
قال بعض العارفين كنت في مركب فعصفت علينا الريح فأشرفنا على الغرق فرأيت النبي صلى الله عليه وسلم في منامي فقال قل لهم يقولون اَللهم صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْأَهْوَالِ وَالْآفَاتِ، وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ، وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ، وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ، وَتُبَلِّغُنَا بِهَا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِيْ الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ فاستيقظت فقلناها جميعا فسكن الريح بإذن الله تعالى
“Sebagian orang arif berkata: ‘aku berada di kapal, kemudian badai berembus kencang, hampir saja menyebabkan kami tenggelam. Lalu aku (tertidur dan) melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam mimpi, beliau bersabda: Katakan pada mereka ‘Bacalah doa Allâhumma shalli ‘alâ Muhammadin shalâtan tunjînâ bihâ min jamî’il ahwâli wal âfât wa taqdhî lanâ bihâ jamî’al hâjat wa tuthahhirunâ bihâ min jamî’is sayyiât wa tarfa’unâ bihâ ‘indaka a’lad darajât wa tuballighunâ bihâ aqshal ghâyat min jamî’il khairâti fil hayâti wa ba’dal mamât, lalu aku terbangun dan kami ucapkan bacaan sholawat tersebut, lalu angin pun terdiam atas seizin Allah ta’ala,” (Abdurrahman bin Abdissalam Ash-Shafuri, Nudhah al-Majâlis wa Muntakhab an-Nafâis, hal. 284).
Biasanya, sholawat munjiat dilafalkan pada awalan bacaan doa-doa, khususnya pada saat bacaan doa tahlil.
Konon, atas izin Allah SWT, doa yang diawali dengan membaca sholawat munjiyat akan cepat terkabulkan.
Doa untuk Pengantin Baru: Bacaan Doa yang Dibaca Suami setelah Akad Nikah dan Memohon Keharmonisan |
![]() |
---|
Bacaan Doa Selamat agar Dilindungi dari Pemimpin yang Dzalim, Diambil dari HR Bukhari |
![]() |
---|
5 Doa untuk Pengantin Baru, Bisa Dibaca Para Tamu Saat Menghadiri Acara Pernikahan |
![]() |
---|
Doa Selamat yang Dibaca Seusai Surat Yasin, Memohon Keselamatan dan Panjatkan Pujian pada Allah SWT |
![]() |
---|
Doa untuk Pengantin Baru sesuai Sunnah, Bisa Dibaca Tamu Saat Diundang ke Pernikahan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.