Cristiano Ronaldo
Ternyata Cristiano Ronaldo Bukan Prioritas, Dulu Manchester United Pinginnya Boyong Ronaldinho
Satu fakta mengenai transfer Cristiano Ronaldo dari Sporting CP ke Manchester United pada 2003 silam diungkap oleh pundit Inggris, Rio Ferdinand.
TRIBUNTERNATE.COM - Satu fakta mengenai transfer Cristiano Ronaldo dari Sporting CP ke Manchester United pada 2003 silam diungkap oleh pundit Inggris, Rio Ferdinand.
Menurut Rio Ferdinand, Cristiano Ronaldo bukanlah prioritas yang diinginkan oleh The Red Devils.
Pundit berusia 45 tahun itu mengatakan, Man United memutuskan untuk mengontrak Cristiano Ronaldo karena mereka gagal mengejar legenda Brasil, Ronaldinho.
Hal ini diungkapkan oleh Rio Ferdinand saat berbicara kepada mantan gelandang Chelsea John Obi Mikel di podcast The Obi One
Saat itu, nama Ronaldinho diincar banyak klub, berkat performa luar biasa di Paris Saint-Germain (PSG).
Salah satunya adalah Manchester United.
Klub raksasa Liga Premier itu berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan Ronaldinho, dan kesepakatan ke Old Trafford tampaknya hampir tercapai.
Namun, pada akhirnya legenda Brasil itu memilih bergabung dengan Barcelona.

Baca juga: Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi yang Lebih Bagus? Eks Pelatih Sporting CP: Saya Tak Bisa Netral
Baca juga: Kalau Nggak Cedera, Ronaldo Nazario Bisa Dapat 6 Ballon dOr, Kalahkan Cristiano Ronaldo
Baca juga: Eks Manajer Sporting CP: Saya yang Temukan Cristiano Ronaldo, Dia akan Selalu Jadi Anak Saya
Setelah gagal merekrut Ronaldinho, Man United pun mengalihkan perhatian mereka ke Cristiano Ronaldo dan merekrutnya dari Sporting Lisbon dengan kesepakatan senilai €19 juta pada Agustus 2003.
Meski begitu, itu adalah keputusan yang tak akan disesali The Red Devils.
Pemain asal Portugal ini langsung membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain terhebat yang ada di Old Trafford.
“Saya ingat ketika Cristiano Ronaldo menandatangani kontrak, kami melakukan tur ke Lisbon dan dia sebenarnya beruntung kami mengontraknya," kata Rio Ferdinand, dikutip dari Sportskeeda.
"Itu hanya [buntut dari] kekecewaan karena gagal mendatangkan Ronaldinho pada musim panas itu."
"Saya ingat kami akan merekrut Ronaldinho tetapi dia memilih meninggalkan PSG ke Barcelona."
"Manajer saat itu benar-benar terpukul. Kemudian dalam tur dia pergi ke Sporting Lisbon untuk membuka stadion, Cristiano Ronaldo bermain dan sisanya tinggal sejarah."
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.