Liga Inggris
Bela Chelsea yang Kalah, Pochettino Ungkit Liverpool Dibantai Tottenham Hotspur Era Harry Kane
Bagi Mauricio Pochettino, kekalahan Chelsea dari Liverpool 4-1 dalam pekan ke-22 Liga Premier itu bukanlah akhir dari segalanya.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino, tidak ingin orang-orang berlarut-larut dalam kekalahan melawan Liverpool.
Bagi Mauricio Pochettino, kekalahan Chelsea dari Liverpool 4-1 dalam pekan ke-22 Liga Premier itu bukanlah akhir dari segalanya.
Mauricio Pochettino mengungkit soal nasib Liverpool bertahun-tahun lalu.
Baca juga: Penyebab Conor Gallagher Gagal ke Tottenham Hotspur, Bintang Chelsea Didambakan Ange Postecoglou
Baca juga: Harapan Meleset Paul Merson soal Man City vs Burnley: Kevin De Bruyne, Bernardo Silva, Jack Grealish
Baca juga: Kontroversi Conor Gallagher Batal ke Tottenham Hotspur, Fans Chelsea: Dia Pergi, Kami Ngamuk
Yakni saat dirinya masih melatih Tottenham Hotspur di era sang bintang Harry Kane.
Pada Oktober 2017, Tottenham Hotspur membantai Liverpool 4-1 di Wembley Stadium.
Harry Kane menyumbang dua gol, kemudian Son Heung-Min, dan Dele Alli.
Sedangkan skuad Jurgen Klopp hanya sanggup membalas satu gol dari Mo Salah.
Dua tahun kemudian, Liverpool berhasil memenangkan trofi Liga Premier.
Mauricio Pochettino menjadikan contoh bahwa untuk bisa menjadi hebat butuh waktu.
"Kami pasti ingin hasilnya tampak hari ini juga dan sulit rasanya untuk menunggu, tapi lihat saja Liverpool."
"Saat saya masih di Spurs, kami mengalahkan mereka 4-1 di Wembley dan beberapa tahun kemudian mereka menang Liga Premier dan Liga Champions."
"Kekalahan itu bukanlah akhir dari dunia!" tegasnya, dikutip dari jurnalis Fabrizio Romano.
Jaminan Mauricio Pochettino
Chelsea baru saja kalah telak melawan Liverpool di Anfield Stadium pada pekan ke-22 Liga Premier.
Liverpool membantai Chelsea 4-1 pada Kamis, 1 Februari 2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Mauricio-Pochettino-fklgm.jpg)