Rabu, 6 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Emosi Nonton Chelsea Dipermalukan Liverpool di Final Carabao Cup, Gary Neville: Saya Ga Ada Simpati

Legenda Manchester United, Gary Neville, kesal melihat Chelsea dipermalukan Liverpool di final Carabao Cup.

Tayang:
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@chelseafc - @liverpoolfc
Pemain Chelsea dan pemain Liverpool. Legenda Manchester United, Gary Neville, kesal melihat Chelsea dipermalukan Liverpool di final Carabao Cup. 

TRIBUNTERNATE.COM - Legenda Manchester United, Gary Neville, kesal melihat Chelsea dipermalukan Liverpool di final Carabao Cup.

Liverpool akhirnya bisa juara Carabao Cup dengan skor tipis 1-0 setelah laga dramatis disertai extra time.

Skuad Jurgen Klopp berhasil memenangkan trofi EFL melalui gol Virgil van Dijk pada menit ke-118.

Baca juga: Alisson Becker dkk Cedera, Pochettino Ikut Sedih Jelang Chelsea vs Liverpool: Lawan Kami Menderita

Baca juga: Wembley Stadium bagai Rumah untuk Pochettino Jelang Final Chelsea vs Liverpool: Teringat Tottenham

Baca juga: Jelang Chelsea vs Liverpool, Pochettino: Tim Kami Bertanding Sama Saja, Wasitnya Harus Adil Lho

Sedangkan Chelsea yang lebih banyak menciptakan peluang di depan gawang malah kesulitan gol hingga akhir.

Padahal peluang emas berkali-kali diciptakan oleh sejumlah pemain Chelsea, terbanyak oleh Conor Gallagher.

Ditambah Liverpool berisi skuad bocah-bocah akademi yang jarang dimainkan, apalagi di laga besar, semakin menambah kesal Gary Neville melihat tim Mauricio Pochettino.

Mengingat skuad yang mayoritas dibelanjakan oleh Todd Boehly itu berisi pemain mahal seperti Moises Caicedo dan Enzo Fernandez yang memecah rekor.

"Ini tuh bocah-bocahnya Klopp melawan tukang botol miliaran poundsterling," ujar Gary Neville via Sky Sports.

"Saya tidak punya simpati (ke Chelsea) atau apapun itu," tambahnya kesal.

Komentar sebelum Laga

Sejumlah pemain penting Liverpool bakal absen dalam laga final Carabao Cup menghadapi Chelsea.

Mulai dari sang kiper andalan, Alisson Becker hingga sang bek bintang Trent Alexander-Arnold.

Menanggapi hal itu, pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino turut bersimpati.

Meski skuad Chelsea sendiri sudah menghadapi badai cedera sejak musim lalu.

"Ya, saya selalu memahami (rasanya banyak cedera). Saya tidak pernah suka melihat tim lawan atau tim secara umum yang menderita dengan para pemain cedera."

Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved