Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga 2

Malut United FC di Liga 2: 8 Kartu Kuning Dikeluarkan Wasit Cahya Sugandi pada Laga Kontra Persiraja

8 kartu kuning dikeluarkan Wasit Cahya Sugandi pada laga playoff perebutan juara 3 Liga 2 2023-2024 antara Persiraja Banda Aceh vs Malut United FC

Editor: Munawir Taoeda
Dok vidio.com
KEPEMIMPINAN: Wasit Cahya Sugandi saat memberikan kartu kuning kepada salah seorang pemain Persiraja Banda Aceh bentrok dengan Malut United FC di leg pertama playoff perebutan jauar 3 Liga 2 2023-2024 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Laga Persiraja Banda Aceh vs Malut United FC Selasa (5/3) lalu, masih hangat diperbincangkan.

Ya, duel yang memperebutkan tiket terakhir promosi ke Liga 1 musim depan itu berjalan dengan tensi tinggi.

Bagaimana tidak, wasit Cahya Sugandi mengeluarkan 8 kartu kuning untuk masing-masing tim.

Persiraja Banda Aceh yang paling banyak menerima kartu, tercatat ada lima pemain diberi teguran.

Baca juga: Malut United FC di Liga 2: Tak Ada Pemain Cedera, Siap Tampil All Out vs Persiraja di Stadion Madya

Mereka adalah Yasvani Yusri, ia menerima kartu kuning saat laga baru berjalan 6 menit.

Berlanjut ke Muammar Khadafi pada menit 17, dan Ramadhan R dipenghujung babak pertama menit 45+3.

Kemudian Muhammad Revan pada menit 60, dan yang terakhir Zikri Ferdiansyah pada menit 70.

Sementara di kubu Malut United FC, tercatat ada tiga pemain menerima kartu kuning dari wasit.

Yaitu Jeong Ho-min pada menit 37, lalu Saddam Hi Tenang pada menit 71 dan Ray Redondo pada menit 90.

Hujan kartu kuning di laga tersebut menandakan kedua tim, sama-sama mengincar mengincar hasil positif.

Sebab, hanya tersisa 1 tiket promosi ke Liga 1, di mana 2 tiket sudah dikunci Semen Padang FC dan PSBS Biak.

Di laga tersebut juga, Persiraja Banda Aceh tentu tak mau kecolongan di kandang, sedangkan Malut United FC ingin memutus tren negatif.

Leg kedua perebutan juara 3 akan berlangsung Sabtu, (9/3/2024) dengan tuan rumah Malut United FC.

Keduanya bersua di laga playoff ini, usai kalah dari masing-masing lawan di babak semifinal.

Dua kali melawan PSBS Biak, Andik Vermasah cs taui hasil seri 1-1 dan kalah 4-0.

Malut United FC dua kali melawan Semen Padand FC, dengan hasil seri 1-1 dan kalah 1-0.

Sejatinya, Persiraja Banda Aceh maupun Malut United FC masih memiliki peluang lolos ke Liga 1 musim depan.

Asalkan berhasil memenangkan laga terakhir Liga 2 2023-2024 di Stadion Madya GBK, Jakarta.

Pada sesi jumpa pers usai laga, Head Coach Malut United FC, Imran Nahumarury mengaku puas dengan hasil seri.

"Saya apresiasi permainan anak asuh saya, meski saya sadar, lagi tadi (kemarin,red) tidak mudah, "katanya pada sesi jumpa pers usai laga, Selasa (5/3/2024).

Menurutnya, game plane sudah dilakukan pemain meski sejumlah peluang tak bisa menjadi gol.

"Ada sejumlah peluang di babak pertama, di babak kedua pun sama, bahkan kita kuasai bola."

"Evaluasi sudah pasti dilakukan, apa pun yang terjadi kita harus menang di laga selanjutnya."

"Dan satu yang harus digaris bawahi, tidak ada pemain yang cedera, artinya kita bisa tampil All Out, "harapnya.

Baca juga: Malut United FC di Liga 2: Diwarnai Insiden di Menit Akhir, Hari Nur Cs Tahan Imbang Persiraja

Sembari enggan memberikan komentar terkait kepemimpinan wasit, Cahya Sugandi.

Bagus Nirwanto selaku perwakilan pemain, pada sesi jumpa pers mengaku puas dengan hasil ini.

"Hasil seri sudah cukup. Mudah-mudahan bisa menang di laga selanjutnya, "ungkapnya singkat. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved