Liga Inggris
Alasan Kevin De Bruyne Ngamuk ke Guardiola saat Diganti Lawan Liverpool, Bos Man City: Demi Kebaikan
Sempat terjadi momen panas antara gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne, dengan sang pelatih, Pep Guardiola.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Sempat terjadi momen panas antara gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne, dengan sang pelatih, Pep Guardiola.
Momen itu terjadi dalam laga Liverpool vs Manchester City di babak kedua.
Manchester City awalnya memimpin dengan gol dari John Stones melalui assist dari Kevin De Bruyne pada menit ke-23.
Baca juga: Virgil van Dijk Mana Mampu seperti John Stones, Ex Spurs Puji Bek City: Kapten Liverpool Ga Sanggup
Baca juga: Tim Sherwood Sebut Lini Tengah Man City Terlalu Kuat, Ex Spurs: Ga Ada Bayangan Liverpool Menang
Baca juga: Chris Sutton Yakin Man City Kalah Lawan Liverpool, Ex Chelsea Prediksi: Darwin Nunez yang Bakal Gol
Sedangkan Liverpool menahan imbang tim tamu melalui penalti Alexis Mac Allister di awal babak kedua.
Kesalahan dari Nathan Ake dan Ederson membuat sang kiper melanggar Darwin Nunez di kotak penalti.
Kevin De Bruyne digantikan Mateo Kovacic dan Julian Alvarez digantikan Jeremy Doku pada menit ke-69.
Saat dipanggil untuk menepi ke lapangan, Kevin De Bruyne tampak marah-marah kepada Pep Guardiola.
Bahkan saat dirinya masih berdiri di depan wasit pemegang papan nomor terlihat adu argumen antara keduanya.
Setelah sang gelandang duduk di bangku cadangan, Pep Guardiola tampak menghampiri Kevin De Bruyne yang sepertinya sudah agak mereda amarahnya.
Pep Guardiola menjelaskan bahwa anak asuh kesayangannya itu memang marah gara-gara digantikan.
Menurutnya, kekesalan bintang Belgia itu sudah mereda setelah laga.
Sang pelatih justru senang lantaran etos kerja Kevin De Bruyne setinggi itu.
"Sekarang dia sudah senang, tidak ada masalah. Saya malah suka kalau dia marah, ini bagus," ujarnya via manchestereveningnews.co.uk.
Pep Guardiola mengaku memang saat itu perlu mengganti pemain.
"Saya membuat keputusan karena saya tahu kami terus-terusan kehilangan bola dan kami tidak bisa terus begitu denngannya dan (Bernardo Silva) dan John (Stones), dan setelah diganti kami jadi lebih baik," paparnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.