Liga Champions
Zinchenko Bikin Ketar-ketir Jelang Bayern vs Arsenal di UCL, Arteta: Dia Banyak Berjasa untuk Kami
Pasalnya, Oleksandr Zinchenko baru saja tampil buruk dalam laga melawan Aston Villa yang berakhir kekalahan 2-0.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Bek Arsenal, Oleksandr Zinchenko, agaknya membuat sejumlah The Gooners ketar-ketir.
Pasalnya, Oleksandr Zinchenko baru saja tampil buruk dalam laga melawan Aston Villa yang berakhir kekalahan 2-0.
Kini menjelang Bayern Munich vs Arsenal di leg 2 perempat final Liga Champions, sang pelatih, Mikel Arteta sempat ditanya soal Oleksandr Zinchenko.
Baca juga: Kieran Tierney Bingung Masa Depan di Arsenal, Bek Real Sociedad: Aneh kalau seperti Saliba
Baca juga: Jelang Man City vs Madrid di UCL, Guardiola: Bohong kalau Saya Bilang Kami Takut Skuad Ancelotti
Baca juga: Cesare Casadei sampai Tengahi, Nicolas Jackson Ribut Lagi dengan Caicedo setelah Chelsea vs Everton
Arsenal akan bertandang ke Allianz Arena pada hari Kamis 18 April 2024 pukul 02.00 WIB.
Sebenarnya, Oleksandr Zinchenko tidak tampil terlalu buruk saat menggantikan Jakub Kiwior di babak pertama leg 1.
Namun, bintang Ukraina itu langsung banjir hujatan setelah menjadi starter dalam laga melawan Aston Villa.
Mikel Arteta menyebut bahwa mantan pemain Manchester City itu punya kualitas yang berbeda.
"Kami cinta Alex. Dia sudah berjasa banyak untuk kami. Dia adalah sosok pemain dengan kualitas yang berbeda dan karakter luar biasa untuk menjadi dirinya sendiri dalam pertandingan sepak bola."
"Kami selalu menuntut kepada para pemain kami," ujarnya via football.london.
Oleksandr Zinchenko Disalahkan
Bek Arsenal, Oleksandr Zinchenko, menjadi sosok yang dikambinghitamkan atas kekalahan memalukan 2-0 melawan Aston Villa.
Gol Aston Villa dikoleksi oleh Leon Bailey (84') dan Ollie Watkins (87').
Oleksandr Zinchenko menjadi starter pilihan Mikel Arteta dan baru digantikan Eddie Nketiah pada menit ke-87.
Mantan pemain Manchester City itu sempat tampil cukup baik di babak pertama namun performa langsung menurun di babak kedua.
Keputusan Mikel Arteta sempat dipertanyakan gara-gara menjadikannya starter dan tak kunjung menggantinya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.