Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pilkada Kota Tidore 2024

Komit ke Pilkada Tidore 2024, Caleg Terpilih Umar Ismail Siap Mundur, Ini Aturannya

Kesetaraan pembangunan dan kesejahtwraan mendorong Umar Ismail untuk maju sebagai calon Wali Kota di Pilkada Kota Tidore 2024

Penulis: Faisal Amin | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com
PEMILU: PILKADA : Anggota DPRD Terpilih dari Partai PAN Umar Ismail mengaku siap undur diri karena maju calonkan diri sebagai Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan. 

TRIBUNTERNATE.COM, TIDORE - Karena komit ke Pilkada Kota Tidore 2024, Caleg terpilih Umar Ismail memutuskan untuk murdur.

Yang mana menegaskan bagi Caleg terpilih atau PNS harus mengundurkan diri, jika mencalonkan diri sebagai Kepala Daerah.

Hal tersebut diatur dalam Putusan MK Nomor 33/PUU-XIII/2015 dan Pasal 7 ayat (2) Undang-undang nomor 10 tahun 2016.

Tentang Pilkada bahwa Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, serta Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota.

Baca juga: Bertambah, Ini Daftar 40 Nama Calon Gubernur, Wali Kota dan Bupati Se-Maluku Utara Usulan Golkar

Sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: menyatakan secara tertulis pengunduran diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah, dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah sejak ditetapkan sebagai pasangan calon peserta Pemilihan.

Umar Ismail yang juga selaku Ketua DPD PAN Tidore itu menegaskan, dirinya bakal mundur sebagai anggota DPRD terpilih periode 2024-2029 dan maju sebagai calon Wakil Wali Kota Tidore 2024.

"Kalau saya, komitmen aja demi Kota Tidore kedepan yang lebih baik. Jadi mau mundur atau tidak kita harus lihat. Demi Kota Tidore yang lebih baik aja. Saya Siap, "katanya, Senin (22/4/2024)

Menurutnya, sebagai anggota DPRD yang sering melakukan kunjungan ke 8 kecamatan di Kota Tidore, melihat pembangunan khususnya di kecamatan Oba dan Oba Selatan masih minim.

Dari sisi perhubungan laut di desa Maidi, sudah dibangun dermaga yang bagus, tapi itu tidak difungsikan.

Padahal, perhubungan adalah urat nadi pembangunan. Infrastruktur yang dibangun itu bisa membuka akses ekonomi.

Selain itu, hal lain adalah kesejahteraan PNS, mereka yang dimutasikan ke kecamatan Oba dan Oba Selatan itu tidak bisa menjalankan tugas karena Pemerintah tidak membangun infrastruktur seperti rumah dinas.

Paling tidak, kesejahteraan PNS itu harus ditingkatkan.

"Termasuk juga soal tol laut yang masuk ke Tidore tapi harga barang tidak pernah turun,” ungkap Umar.

Untuk itu, Umar mengemukakan, dalam Pilkada nanti, pasangan Abdurrahman Dano dan Umar Ismail adalah pasangan yang sudah pasti.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved