Liga Inggris
Akhirnya, Man City Beri Kontrak Baru untuk Stefan Ortega, Bakal Betah di Etihad Stadium
Akhirnya, Manchester City akan memberikan kontrak baru untuk sang kiper, Stefan Ortega.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Lalu, berapa sebenarnya gaji mingguan Kevin De Bruyne?
Diketahui, nama Kevin De Bruyne berada di urutan nomor 1 gaji tertinggi di Manchester City.
Yakni menyentuh angka 400.000 poundsterling atau Rp 8,3 miliar.
Sedangkan di urutan kedua ada Erling Haaland dengan 375.000 poundsterling atau Rp 7,8 miliar.
Sementara untuk para bintang Eropa yang hijrah ke Arab Saudi, gajinya memang berkali-kali lipat.
Misalnya saja Cristiano Ronaldo di Al Nassr mendapat Rp 64,2 miliar per minggu.
Kemudian gaji mingguan Karim Benzema di Al Ittihad adalah Rp 69 miliar.
Romelu Lukaku Susul Kevin De Bruyne
Pemain AS Roma pinjaman dari Chelsea, Romelu Lukaku, kini terbuka untuk pindah ke Arab Saudi.
Pernyataan itu muncul tak lama setelah wawancara playmaker Manchester City, Kevin De Bruyne, dengan topik serupa.
Kevin De Bruyne terang-terangan mengakui salah satu keuntungan bergabung ke Saudi Pro League adalah gajinya yang fantastis.
Dalam kesempatan lain, Romelu Lukaku meyakini Arab Saudi tidak akan berpengaruh dalam kariernya.
Mengingat sejumlah pemain Eropa namanya menjadi redup sejak bergabung dengan Liga Pro Saudi.
Penyerang Belgia itu yakin dengan datangnya para pemain bintang ke Arab Saudi, maka akan mengangkat level liga di sana.
Dengan demikian, mantan bintang Inter Milan itu berarti tidak keberatan menyusul Cristiano Ronaldo hingga Karim Benzema.
"Arab Saudi tidak akan menghentikan saya. Levelnya malah akan naik. Menjadi level yang sangat tinggi lebih dari yang dipikirkan orang-orang."
"Semakin banyak saja pesepakbola (Eropa) yang mau main di sana. Semua klub-klub besar dan papan atas Eropa tahu itu, (Liga) Arab Saudi akan berjaya," ujarnya kepada HLN.
Selain itu, Romelu Lukaku juga mengenang tentang keputusannya menolak Al Hilal.
Romelu Lukaku sempat berdebat dengan diri sendiri terkait masa depannya.
Romelu Lukaku nyaris saja bergabung dengan Al Hilal pada musim panas lalu.
Namun, sang penyerang menolak meski tawarannya sangat menggiurkan dari segi finansial.
Di musim panas kali ini, Romelu Lukaku ternyata berubah pikiran.
Mantan pemain Inter Milan itu tidak menutup kemungkinan bakal bergabung ke Saudi Pro League.
"Sangat tegang waktu itu selama dua minggu. Selama dua hari penuh saya terus berpikir 'Baik saya pergi' dan 'Tidak saya tidak pergi'."
"Karena banyak pemain yang ingin ke Arab Saudi setelah saya kontrak di sana, saya agak ketakutan saat itu," kenang pemain 31 tahun itu, dikutip dari mirror.co.uk.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.