Liga Inggris
Man United Ditolak Tuchel, Sheringham: Ex Bos Chelsea Pochettino Lebih Cocok Gantikan Erik ten Hag
Manchester United gagal mendapatkan mantan bos Bayern Munich, Thomas Tuchel, sebagai calon pelatih.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Jurnalis Sky Sports, Kaveh Solhekol, membeberkan pandangannya soal Chelsea terhadap dua pemain akademinya itu.
Solhekol membandingkan dengan kasus penjualan antara Mason Mount dan Conor Gallagher.
Di mana Mason Mount dijual ke Manchester United dengan mahar 50 juta poundsterling atau Rp 1,04 triliun dengan bonus 5 juta poundsterling atau Rp 104 miliar.
Sedangkan, di musim panas ini, Chelsea sepertinya akan kokoh pendirian untuk menjual Conor Gallagher minimal 50 juta poundsterling.
"Chelsea tidak akan melepas Conor Gallagher untuk harga di bawah 50 juta poundsterling. Mason Mount dilepas dengan harga 50+5. Lalu Gallagher itu kapten dan dianggap sebagai pemain yang serbabisa."
"Gallagher adalah contoh profesional. Tidak memikirkan kesepakatan baru yang besar. Aston Villa dan Atletico menginginkannya. Spurs diharapkan segera menawar," ujar Solhekol.
Mirip Kasus Mason Mount
Penjualan Conor Gallagher akan mirip dengan Mason Mount ke Manchester United.
Muncul kabar terbaru dari pakar transfer, Fabrizio Romano, bahwa Chelsea benar-benar ingin menjual Conor Gallagher pada musim panas ini.
Dua klub yang mengincar Conor Gallagher kini ada Aston Villa dan Tottenham Hotspur.
Selain dua klub Liga Premier, ada juga satu klub di luar Inggris yang mengincarnya.
Namun per 5 Juni 2024, belum ada tawaran resmi yang masuk ke Chelsea.
Dikabarkan teamtalk.com, Aston Villa sebenarnya sudah ada kesepakatan dengan bintang Luton Town, Ross Barkley.
Meski demikian, sang pelatih, Unai Emery ingin memperkuat lini tengahnya untuk menyambut Liga Champions.
Conor Gallagher adalah pemain yang sangat dipuji oleh Unai Emery.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.