Liga Inggris
Stamford Bridge Bikin Moises Caicedo Trauma, Pilih Laga Tandang, Pochettino Malah Persulit
Gelandang bertahan Chelsea, Moises Caicedo, sampai trauma dengan kandangnya sendiri, yakni Stamford Bridge.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Gelandang bertahan Chelsea, Moises Caicedo, sampai trauma dengan kandangnya sendiri, yakni Stamford Bridge.
Pasalnya, fans Chelsea begitu agresif menyerang secara verbal ketika Moises Caicedo tampil buruk.
Pelatihnya saat itu, Mauricio Pochettino, ternyata juga tidak banyak membantu untuk memperbaiki penampilan Moises Caciedo.
Baca juga: Alasan Marc Cucurella Disoraki tanpa Ampun di EURO, Ngenesnya Bintang Chelsea Pancing Dendam
Baca juga: Enzo Maresca Langsung Dibanding-bandingkan dengan Pochettino Latih Skuad Chelsea: Diam kayak Patung
Hal ini terungkap dalam curhatan terbaru Moises Caicedo, mulai dari sistem kepelatihan hingga perlakuan para fans.
Setelah dibeli dari Brighton dengan harga tinggi, Moises Caicedo harus mengalami berbagai cobaan.
Di antaranya adalah performa yang tak kunjung membanggakan.
Jelas kedatangan Moises Caicedo diharapkan para fans Chelsea untuk memperkuat tim.
Alhasil, para fans yang tidak sabar menanti perkembangannya pun kerap melontarkan hujatan pada bintang Ekuador.
Mengingat harga Moises Caicedo yang fantastis lebih dari Rp 2 triliun.
Barulah di penghujung musim era Mauricio Pochettino, Moises Caicedo semakin membuktikan bahwa dirinya pantas berada di Stamford Bridge.
"Di awal musim beberapa dari kami (para pemain) diserang karena kami main tidak bagus dan para fans menyerang kami."
"Susah bagi saya karena saya sampai lebih memilih main di laga tandang dibanding di kandang karena para fans menyerang saya," kenangnya via Perro Chelsea.
Demi memperbaiki penampilannya, Moises Caicedo ternyata tidak bisa mengandalkan Mauricio Pochettino.
Bintang Ekuador itu sampai mempekerjakan orang lain demi memperbaiki permainannya.
Orang yang disewa agen Moises Caicedo itu bertugas untuk meninjau penampilan sang pemain.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.