Liga Inggirs
Rodrigo De Paul Sindir Wesley Fofana soal Enzo Fernandez, Pesan Bek Chelsea: Ngomong, Malah Unfollow
Bintang Atletico Madrid, Rodrigo de Paul menyindir bek Chelsea, Wesley Fofana.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Bintang Atletico Madrid, Rodrigo de Paul menyindir bek Chelsea, Wesley Fofana.
Hal ini menyusul sikap Wesley Fofana terhadap Enzo Fernandez yang dianggap kurang bijak.
Enzo Fernandez yang dituduh mengucap lagu bernada rasisme seharusnya diajak bicara bukan malah diprotes di media sosial.
Baca juga: Nicolas Jackson Bela Enzo Fernandez yang Diserang Wesley Fofana, Penyerang Chelsea Lakukan Ini
Baca juga: Wakil Presiden Argentina Bela Enzo Fernandez, Sebut Orang Munafik: Bintang Chelsea Berkata Fakta
Mengingat keduanya adalah rekan satu tim, sehingga penyelesaian masalah bisa dilakukan secara internal.
Alih-alih mengirim pesan protes kepada Enzo Fernandez, Wesley Fofana tak hanya mengunggah ulang video bintang Argentina itu tapi juga meng-unfollow akunnya.
Dan diikuti setidaknya 10 pemain Chelsea lainnya, terutama mereka yang berkebangsaan Prancis.
"Saya paham kalau orang-orang yang pernah menjadi korban rasisme pasti tidak suka itu. Tapi saya rasa kalau ada salah satu rekan setim Enzo yang tersinggung, caranya adalah untuk meneleponnya, bukan mengunggah di media sosial."
"Saya rasa ada niat jahat dalam hal ini, mereka mencoba membangun sesuatu yang padahal bukan itu maslaahknya. Ini sangat aneh, seperti menendang orang yang sudah jatuh."
"Meng-unfollow akunnya bagi saya tidak ada gunanya. Kamu bisa menelepon dia dan bilang 'Ini tidak benar, kenapa kamu tidak mengunggah permintaan maaf?', maka masalahnya selesai di situ," paparnya via olgaenvivo.
Wapres Bela Enzo Fernandez
Wakil Presiden Argentina, Victoria Villarruel, sampai turun tangan gara-gara kasus yang menyeret pemain timnasnya, Enzo Fernandez.
Bintang Chelsea dituduh bersikap rasis gara-gara menyanyikan lagu tentang asal usul bintang Prancis, Kylian Mbappe.
Victoria Villarruel menyebut, ucapan Enzo Fernandez bukanlah bentuk rasisme.
Pasalnya, menurut Victoria Villarruel, yang disampaikan Enzo Fernandez dalam lagu tentang Kylian Mbappe itu adalah fakta.
"Tidak ada negara penjajah yang akan mengintimidasi kita karena lagu sepak bola atau karena mengatakan kebenaran yang tidak ingin mereka akui."
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.