Liga Inggris
Kasus Enzo Fernandez Tambah Panas, Lionel Messi Dikutuk, Fans Chelsea Pro Kontra: Ga Pantas Kapten
Kasus dugaan ujaran rasisme gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, belum juga mereda.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Kasus dugaan ujaran rasisme gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, belum juga mereda.
Kasus ini semakin menjadi sorotan, bahkan kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, juga terseret.
Pasalnya, Lionel Messi sebagai kapten dianggap tidak seharusnya bungkam dan angkat bicara ke publik.
Baca juga: Lionel Messi Terseret Kasus Enzo Fernandez, Ex Chelsea: Kapten Kok Egois, Ngomong Dong ke Publik
Baca juga: Alexis Mac Allister soal Enzo Fernandez, Bintang Liverpool: Dia Meledek, Pemain Chelsea Harus Keluar
Opini itu memancing pro dan kontra pra fans Chelsea.
Para pemain Argentina lain seperti Alexis Mac Allister dan Rodrigo De Paul juga sudah berkomentar.
Mantan penyerang Chelsea, Carlton Cole, langsung menyebut Lionel Messi egois gara-gara hingga saat ini masih bungkam.
Carlton Cole berharap, Lionel Messi bisa bicara ke publik untuk menjernihkan suasana yang sampai saat ini masih panas.
"Kita harus lihat Messi dan bilang 'Messi keluarlah, kami butuh mendengarkan Anda, kami butuh Anda, Anda harus angkat bicara soal hal ini."
"Karena ini tidak cuma soal Enzo, Messi adalah tokoh utama di sini. Dia kaptennya. Dia harus keluar dan bilang sesuatu soal sikap ini."
"Kalau sampai tidak, berarti dia tidak peduli. Dia tidak peduli bagaimana perasaan saya, dia tidak peduli bagaimana perasaan rekan-rekannya yang berkulit hitam di tim-timnya yang dulu."
"Itu menunjukkan bahwa dia egois. Dia harus keluar dan bilang sesuatu. Saya mengutuknya. Ini sederhana, saya mengutuk Messi," ujar Carlton Cole via talkSPORT.
Dalam kabar sebelumnya, Lionel Messi sendiri disebut sebenarnya sudah menasihati rekan-rekannya agar tidak mengucap ujaran ofensif.
Kabar Lionel Messi terseret kasus ini memancing pro dan kontra dari sejumlah fans Chelsea.
Ada yang sepakat bahwa mantan pemain PSG itu harus keluar ke publik, ada pula yang menganggap kasus ini terlalu dibesar-besarkan.
@sayd**: Menjadi kapten atau pemimpin tidak cocok baginya karena dia bukan pemain yang vokal
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.