Liga Inggris
Omongan Pertama Enzo Maresca dengan Wesley Fofana dkk Terungkap setelah Chelsea Dikalahkan Madrid
Inilah salah satu dari obrolan penting pertama pelatih Chelsea, Enzo Maresca, dengan anak-anak asuhnya.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Namun, Chelsea malah pertama kalinya berakhir di luar enam besar sejak 1996/1997, yakni pada musim 2022/2023 dengan peringkat 12.
Dari peringkat mengerikan itu lalu berhasil merangkak naik ke peringkat 6 di bawah asuhan Mauricio Pochettino.
Chelsea terakhir mengalami degradasi di musim 1987/1988, keenam kalinya harus keluar dari Liga Premier.
Darryl menyinggung soal degradasi dan membandingkannya dengan masa pramusim saat ini.
"Saya ini suporter Chelsea sudah 70 tahun dan selain masa-masa kita degradasi, saya tidak bisa memikirkan masa terburuk dibanding yang kita jalani sekarang."
"Satu kemenangan dari lima laga pramusim bukanlah pertanda baik di musim mendatang."
"Sepertinya tidak ada orang yang tahu bagaimana caranya memperbaiki masalah yang mengerikan ini."
"Apakah sang pelatih baru bisa memperbaikinya? Siapa yang tahu," komentarnya.
Alasan Chelsea Kesulitan
Apakah alasan Chelsea kesulitan melawan atau setidaknya mengimbangi Real Madrid?
Diketahui, Chelsea kalah 2-1 melawan Real Madrid dalam laga pramusim di Amerika Serikat.
Skuad Carlo Ancelotti mencetak dua gol dari Lucas Vazquez (19') dan Brahim Diaz (27').
Chelsea baru bisa membalasnya lewat gol Noni Madueke melalui assist Enzo Fernandez pada menit ke-39.
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, menyebut bahwa faktor kebobolan dua gol di awal itu yang membuat kesulitan.
"Ini sulit kalau kita sudah kebobolan satu atau dua gol, selalu mulai dari bawah," ujarnya via football.london.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.