Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Meski Ilkay Gundogan Bikin Panas Barcelona, tapi Bilang Begini ke Guardiola saat Kembali ke Man City

Pemain Manchester City, Ilkay Gundogan, disebut-sebut membuat panas ruang ganti Barcelona.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
YouTube Barca Media
Pemain Barcelona, Ronald Araujo dan Ilkay Gundogan yang kini kembali ke Manchester City. Ilkay Gundogan disebut-sebut membuat panas ruang ganti Barcelona. 

TRIBUNTERNATE.COM - Pemain Manchester City, Ilkay Gundogan, disebut-sebut membuat panas ruang ganti Barcelona.

Meski rumornya negatif, namun Ilkay Gundogan menceritakan banyak hal positif dari Barcelona.

Hal ini diungkapkan oleh pelatih Manchester City, Pep Guardiola.

Baca juga: Alasan Ilkay Gundogan Ga Terlalu Sedih Tinggalkan Barcelona, Ex Kapten City: Setidaknya Saya Bantu

Baca juga: Chris Sutton Prediksi Man City vs Ipswich, Ex Chelsea: Saya Ada Harapan saat Lawan Liverpool

Pep Guardiola dan Ilkay Gundogan membahas banyak mengenai Barcelona, baik dari klub atau kotanya.

Ilkay Gundogan memberikan banyak pujian selama hidup setahun di Barcelona.

"Saya bicara sebentar dengan Ilkay dan dia bilang hal-hal yang luar biasa soal Barcelona, kotanya, orangnya, dia sangat memuji pengalamannya di sana."

"Tapi situasinya di Barcelona kan semua orang juga tahu," ujarnya via MEN Sport.

Dikabarkan Mundo Deportivo sebelumnya, hubungan Ilkay Gundogan dengan para pemain Barcelona sempat menegang.

Ruang ganti Barcelona menjadi panas sejak kritik pemain Jerman itu kepada Ronald Araujo.

Ronald Araujo mendapat kartu merah di leg 2 perempat final Liga Champions melawan PSG.

Pemain Uruguay itu melanggar Bradley Barcola dan akhirnya Barcelona tersingkir dari Liga Champions.

Ilkay Gundogan yang musim sebelumnya memenangkan treble bersama Manchester City begitu kecewa atas insiden itu.

Meski tidak menyebut nama Ronald Araujo, namun Ilkay Gundogan menyinggung soal betapa tidak perlunya kartu merah tersebut.

Ronald Araujo dinilai merusak permainan Barcelona yang sudah berlangsung cukup baik di awal.

"Untuk mendapatkan kartu merah, untuk menjatuhkan pemain di waktu awal, itu membunuh permainan," kritiknya via CBS Sports.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved