Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Liga Inggris

Galaknya Graeme Souness Kritik Arsenal, Ex Liverpool: Mentalnya Kalah kalau Hadapi Man City

Mantan pemain sekaligus pelatih Liverpool, Graeme Souness, mengkritik pedas Arsenal.

Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Football London
Pemain Arsenal, Gabriel Magalhaes dan William Saliba. Mantan pemain sekaligus pelatih Liverpool, Graeme Souness, mengkritik pedas Arsenal. 

Bernardo Silva beranggapan, hanya Manchester City yang berusaha untuk menang.

Sedangkan baginya, Arsenal hanya mengandalkan pelanggaran-pelanggaran yang sekiranya masih ditoleransi oleh wasit Michael Olilver.

"Cuma ada satu tim yang datang untuk main bola. Sayangnya, tim yang lain main cuma sampai batas apa yang sekiranya bisa dan masih boleh dilakukan oleh wasit."

"Tapi pada akhirnya kami imbang, itu hasil terbaik yang bisa kami dapat mengingat konteks dari momen-momen terakhir dalam laga."

"Kami tidak senang karena kami maunya tiga poin, tapi secara pribadi saya senang dengan cara kami datang untuk bermain dan menghadapi laga."

"Saya senang kami selalu masuk lapangan dengan berusaha untuk memenangkan setiap laga," sindir sang bintang Portugal.

Mikel Arteta Bikin Emosi

Para fans Manchester City mengamuk gara-gara kata-kata pelatih Arsenal, Mikel Arteta.

Mikel Arteta menyalahkan wasit, Michael Oliver, yang membuat Arsenal jadi kebobolan gol penyeimbang.

Diketahui, babak kedua diisi dengan Manchester City yang terus-terusan menyerang namun lini pertahanan Arsenal begitu rapat dengan hanya 10 orang.

Waktu tambahan adalah tujuh menit, namun gol penyeimbang John Stones terjadi pada menit ke-90+8.

Setelah laga, Mikel Arteta kesal dengan keputusan wasit yang tidak segera menghentikan laga.

"Para pemain sangat kecewa (setelah laga). Mereka sudah mengerahkan segalanya. Mereka sudah berjuang jiwa dan raga di setiap aksinya."

"Tapi mereka malah dihukum di menit akhir, itu kan harusnya 97 (menit) lalu jadi 99 (menit), mereka kecewa," protesnya via ESPN.

Sementara itu jika dilihat lagi, para pemain Arsenal jelas-jelas mengulur-ulur waktu di babak kedua.

Bahkan Declan Rice sampai mendapat kartu kuning gara-gara menunda restart laga di menit ke-83.

David Raya juga mengulur waktu dengan gesturnya di setiap penyelamatan.

Belum lagi David Raya juga sempat cedera dan harus ditangani tim medis yang tentunya akan memperlama laga.

Serta Jurrien Timber yang juga sempat tampak cedera sebelum menit ke-90.

Hal-hal itulah yang digunakan para fans Manchester City untuk membela timnya dan merasa begitu kesal dengan Mikel Arteta.

@amos**: Kalau menurutmu waktu tambahan harusnya kurang dari itu, mending kamu pindah ke olahraga lain

@stev**: Laganya belum di-restart dari menit ke-89.44 sampai 91.48, tujuh menit (tambahan) belum dimulai sampai menit ke-92. Raya sendiri yang mengulur waktu sampai 10 menit

@c801**: Tukang botol banyak akting pada di menit 89:30, sementara para pecundang pura-pura cedera dan papan menunjukkan angka tambahan 7 menit. Laga dimulai baru pada 91:30, bahkan orang bodoh saja tahu artinya bahwa laga akan berakhir pada menit ke-99

@noa**: Mikel, kamu pasti tidak nonton laganya saat Jurrien Timber "cedera" tepat sebelum menit ke-90, hampir 2 menit dihabiskan sampai dia dicadangkan

Rodri Cedera ACL

Gelandang bertahan Manchester City, Rodri, diduga mengalami cedera ACL dalam laga melawan Arsenal.

Rodri duel di kotak dengan Thomas Partey yang membuat bintang Spanyol itu terjatuh dan meringis kesakitan.

Padahal, saat laga berlangsung baru lima detik, Rodri sudah kesakitan gara-gara disikut oleh Kai Havertz hingga tim medis harus turun.

Di pertengahan babak pertama, tim medis kembali turun dan Rodri terus memegangi lututnya.

Rodri harus digantikan oleh Mateo Kovacic pada menit ke-21.

Setelah laga, pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengaku belum bicara dengan dokter.

Pep Guardiola hanya menekankan bahwa Rodri memang merasa kesakitan sampai meminta dicadangkan.

Dari akun X Football Injury Analysis, muncul dugaan bahwa Rodri mengalami robek ACL atau cedera meniscus.

Hal itu dianalisis dari proses kejadian jatuhnya Rodri saat duel.

Jika benar demikian, maka Rodri harus absen selama sembilan bulan lebih.

(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved