Rabu, 22 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kampanye Husain Sjah

Kampanye di Morotai Maluku Utara, Husain Sjah: Doa Jadi Kekuatan

Kampanye di Morotai Maluku Utara, Husain Sjah: Doa Jadi Kekuatan dan pilihan para warga

|
Penulis: Faisal Amin | Editor: Sitti Muthmainnah
TribunTernate.com/Faisal Amin
Calon Gubernur Nomor urut 1 Husain Sjah saat Berkampanye di Kabupaten Pulau Morotai, Selasa (1/10/2024). 

TRIBUNTERNATE.COM- Calon gubernur Maluku Utara Husain Sjah memulai kampanyenya di Kabupaten Pulau Morotai, Selasa (1/10/2024). 

Kampanye tersebut difokuskan di sejumlah titik, yang dimulai dari Desa Daeo, Kecamatan Morotai Selatan. 

Di desa tersebut, Husain disambut dengan tarian Soya-soya di depan posko pemenangan Husain Sjah -  Asrul Rasyid Ichsan (HAS).

Warga yang meminta kehadiran Husain amat antusias menerima kedatangannya. 

Ketua Posko, Jimo A Taihu menyatakan, posko sengaja dibangun berbentuk Hibualamo, rumah adat suku Togale. Hal ini untuk mengajarkan kepada generasi muda tentang kebudayaan leluhur.

Baca juga: Personel Basarnas Ternate Maluku Utara Diberi Penguatan Sistem Deteksi Dini

"Sebelum Maluku Utara punya pemerintah, kita sudah punya kesultanan. Karena itu mari sama-sama kita menangkan Sultan Tidore sebagai gubernur Malut," ujarnya.

Husain memulai orasinya dengan mengucapkan terima kasih kepada warga Daeo. Saat mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI pada 2019 lalu, ia juga meraih kemenangan di Daeo hingga 80 persen. 

"Tapi saya juga memohon maaf jika belum maksimal saat menjadi anggota DPD RI, karena DPD punya kewenangan terbatas dibandingkan dengan DPR RI. DPR RI yang membahas anggaran, sedangkan kami DPD hanya bisa bersuara," ujarnya. 

Keterbatasan itu, ditambah kondisi Provinsi Maluku Utara yang tak begitu banyak perubahan selama 25 tahun mekar, membuat Husain terpanggil untuk mencalonkan diri sebagai gubernur.

"Ada kemirisan dan kepedihan karena provinsi kita hanya diam di tempat, bahkan kemungkinan mengalami kemunduran," tuturnya. 

Kepedihan itulah, sambung Husain, yang menggugah dan menggerakkan hatinya untuk menyelamatkan Maluku Utara  yang dicintai bersama. 

"Tapi untuk menyelamatkan Malut, tidak bisa hanya seorang Husain Alting Sjah sendiri, tidak boleh hanya seorang Asrul Rasyid Ichsan sendiri,' ucapnya.

"Untuk selamatkan Malut harus torang semua bergandengan tangan bahu membahu, marimoi ngoni futuru. Mari kita bersatu padu bangkit dan berusaha selamatkan Malut seperti tagline 'Turun Tangan Selamatkan Malut'," tegasnya. 

Ia memaparkan, banyak kabar yang berkembang di luaran sana menyebutkan sebagai cagub ia tak memiliki uang. Namun, Husain tak menampik hal tersebut. 

Baca juga: Penguatan Fungsi Pengawasan Komuditas, Pemkot Tidore Maluku Utara Gelar Rakor Pengawasan Pangan

"Saya tidak punya uang untuk membeli partai. Tapi hanya dengan pertolongan Allah, saya tidak keluarkan sepeserpun untuk PKN, Partai Ummat, apalagi PDIP," ungkapnya. 

Meski tak memiliki materi berlimpah, Husain meyakinkan dirinya punya kekayaan yang melampaui lainnya. Yaitu, kekayaan di hati dan kekayaan di rakyat.

"Kekayaan saya adalah doa dan pilihan di hati bapak ibu sekalian. Saya tidak berjanji lebih dengan segala keterbatasan, tapi dengan doa bapak ibu sekalian, inshaa Allah pertarungan ini kita menangkan," tuturnya.

"Jadi siapkah bapak ibu sekalian mewakafkan diri untuk bangun Maluku Utara?" tandasnya. Perkataan Husain itu diikuti teriakan 'siaaaap'oleh warga yang hadir.(*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved