Sabtu, 11 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pesawat Jatuh di Gorontalo

Pesawat Perintis SAM Air Jatuh di Pohuwato Gorontalo, Berikut Kronologinya

"Pada saat itulah pesawat jatuh di daerah tambak atau empang yang jaraknya kurang lebih 300 meter sisi selatan runway,"

Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Dok. Kemenhub
Pesawat perintis SAM Air dengan nomor registrasi PK-SMH (DHC6) jatuh di sekitar Bandara Panua, Pohuwato, Gorontalo, Minggu (20/10/2024). 

TRIBUNTERNATE.COM - Sebuah pesawat perintis jatuh di sekitar Bandara Panua, Pohuwato, Gorontalo, Minggu (20/10/2024).

Pesawat perintis SAM Air dengan nomor registrasi PK-SMH (DHC6) itu berangkat dari Bandara Djalaluddin, Gorontalo.

Pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Djalaluddin pukul 07.03 WITA.

Seharusnya, pesawat perintis SAM Air tiba sekitar pukul 07.33 WITA.

Namun, saat itu kondisi cuaca berawan. 

Pesawat pun melakukan prosedur pendaratan melalui runway 27 dan melakukan go arround dengan belokan ke kiri pada menit ke 07.35.

"Pada saat itulah pesawat jatuh di daerah tambak atau empang yang jaraknya kurang lebih 300 meter sisi selatan runway," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa.

Sebuah pesawat perintis jatuh di sekitar Bandara Panua, Pohuwato, Gorontalo
Pesawat perintis SAM Air dengan nomor registrasi PK-SMH (DHC6) jatuh di sekitar Bandara Panua, Pohuwato, Gorontalo, Minggu (20/10/2024).

Pesawat dipiloti oleh Capt M. Saefurubi A dengan First Officer M Arthur VG serta seorang teknisi bernama Budijanto. 

Kecelakaan ini mengakibatkan Pilot, First Officer, Teknisi, dan 1 orang penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian.

Semua korban dievakuasi ke Puskesmas Motolohu Pohuwato.

Kemenhub dan KNKT Investigasi Penyebab Jatuhnya Pesawat SAM Air di Pohuwato Gorontalo

Pesawat perintis milik PT SAM Air dengan nomor registrasi PK-SMH (DHC6) mengalami kecelakaan di Bandara Panua, Pohuwato, Gorontalo, Minggu (20/10/2024).

Pesawat tersebut sedang melayani rute dari Bandara Djalaluddin, Gorontalo, menuju Bandara Panua, Pohuwato. 

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa menjelaskan, pesawat dipiloti oleh Capt M. Saefurubi A dengan First Officer M Arthur VG serta seorang teknisi bernama Budijanto. 

Baca juga: Liga 1: Malut United Dibantai Arema FC 3-1, Victor Mansaray dan M Fahri Jadi Biang Kerok?

Baca juga: Berhadiah Total Rp 480 Juta, Waktu Pendaftaran PLN Journalist Award 2024 Masih 2 Pekan Lagi

"Selain awak pesawat, ada satu penumpang bernama Sri Meyke Male," kata Laisa, Minggu siang. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved