Liga Inggris
Fans Arsenal Ngamuk Tosin Adarabioyo Langgar Diogo Jota: Bek Chelsea Cuma Kuning Ga kayak Saliba
Tosin Adarabioyo itu dianggap mirip dengan pelanggaran yang dilakukan bek Arsenal, William Saliba terhadap penyerang Bournemouth, Evanilson.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Namun, skuad Arne Slot menambah keunggulan tiga menit kemudian melalui Curtis Jones (51').
Bek Chelsea, Levi Colwill dianggap melanggar karena menjatuhkan Curtis Jones di kotak pada menit ke-27.
Wasit John Brooks langsung menghadiahi penalti kepada tuan rumah yang membuat skuad tamu frustasi.
Setelah laga, Curtis Jones membantah tuduhan dirinya melakukan diving dan mengaku merasakan ada sentuhan dari Levi Colwill yang membuatnya jatuh.
"Saya tidak pernah diving. Saya merasakan ada kontak, lalu jatuh dan itu menjadi penalti," tegasnya via Sky Sports.
Sebelum terjadi hal itu, sebenarnya ada momen kontroversial yang sebenarnya bisa menguntungkan Chelsea.
Sebelum momen tersebut, Chelsea juga berpotensi mendapatkan penalti saat Trent Alexander-Arnold menjatuhkan Jadon Sancho di kotak.
Namun, wasit John Brooks memutuskan bahwa hal itu tidak menimbulkan penalti.
Menanggapi hal itu, Enzo Maresca mengaku santai saja dan lebih fokus pada melihat performa tim yang baginya memuaskan.
"Saya santai. Saya tidak senang karena kami kalah. Tapi saya santai dan senang dengan performa tim."
"Keputusan dari wasit sudah jelas bagi kalian, sudah jelas bagi saya, dan mungkin sudah jelas bagi kalian semua."
"Wasitnya ada di sana untuk membuat keputusan. Terkadang mereka benar, terkadang mereka salah. Saya tidak bisa bilang apa-apa," ujarnya via football.london.
Dalam wawancara itu, Enzo Maresca mengakui dirinya ketar-ketir saat memainkan dua pemainnya, Reece James dan Romeo Lavia.
Setelah cedera lama, Reece James dan Romeo Lavia langsung menjadi starter.
Namun, Reece James digantikan Renato Veiga serta Romeo Lavia digantikan Enzo Fernandez pada menit ke-53.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.