Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Golkar Sudah Terbuka, Jokowi Tetap Ogah Gabung, Bahlil: Pasti Beliau Punya Pertimbangan

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sempat digadang-gadang bakal bergabung dengan Partai Golkar.

Editor: Ifa Nabila
Tribunnews/JEPRIMA  
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan pidato dan arahan dihadapan ribuan kader Partai Golkar dalam acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) XI Partai Golkar tahun 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (21/8/2024). Jokowi sempat digadang-gadang bakal bergabung dengan Partai Golkar. 

2. Wakil Ketua Umum Hubungan Antarlembaga Bambang Soesatyo

3. Wakil Ketua Umum Fungsi Kebijakan Publik 1 Adies Kadir

4. Wakil Ketua Umum Pemenangan Pemilu Wilayah Sumatera Ahmad Doli Kurnia

5. Wakil Ketua Umum Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa-Kalimantan Wihaji

6. Wakil Ketua Umum Fungsi Elektoral 1 Ace Hasan Syadzily

7. Wakil Ketua Umum Kebijakan Publik 2 Idrus Marham

8. Wakil Ketua Umum Fungsi Elektoral 2 Meutya Hafidz

9. Wakil Ketua Umum Pemenangan Wilayah Indonesia Timur Emanuel Melkiades Laka Lena

Selain sembilan Wakil Ketua Umum ada juga Ketua DPP Partai Golkar Bidang Kebijakan Politik dan Pemerintahan dalam negeri yang dijabat Ridwan Kamil, Ketua Bidang Kebijakan Pertanahan dan Reforma Agraria, Airin Rachmi Diany, Ketua Bidang Kebijakan Kesejahteraan Rakyat, Andi Sinulingga.

Isu Jokowi bakal jadi kader partai Golkar sebelumnya berhembus kencang di kalangan awak media. 

Sebab sebelumnya ada pernyataan dari Ketua DPP Partai Golkar, Dave Laksono yang menyebutkan bakal ada kejutan saat pengumuman pengurus partai Golkar

"Kita lihat saja nanti, yang pasti akan ada hal-hal yang mengejutkan," ujar Dave.

Akan tetapi kabar tersebut kemudian dibantah oleh Bahlil. Kata dia tidak benar Jokowi bakal bergabung dengan partai berlambang pohon beringin tersebut.

"Beliau berdiri di atas semua partai, di atas semua masyarakat. Jadi saya sampai hari ini meyakinkan kepada teman-teman bahwa isu itu nggak benar," ujarnya.

Bahlil juga merespons keberangkatan Jokowi ke Jakarta yang santer dikabarkan bakal bergabung ke Golkar. Menurut Bahlil, tidak masalah jika Jokowi berangkat ke Jakarta dari Solo.

"Pak Jokowi kalau ke Jakarta kan enggak apa-apa," kata Bahlil.

(Tribunnews.com/Igman Ibrahim)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jokowi Ogah Jadi Kader Partai Golkar, Bahlil: Kita Hargai Pasti Sudah Ada Pertimbangan

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved