Kamis, 16 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Timnas Indonesia

Erick Thohir Bicara Soal Mengakhiri Jabatannya Sebagai Ketum PSSI

Saat ini Skuad Garuda memang dihuni banyak pemain keturunan, dan mereka pun diharapkan bisa meningkatkan nilai Timnas Indonesia.

Editor: Munawir Taoeda
KOMPAS.com/Firzie A. Idris
KOMPETISI: Ketua Umum PSSI Erick Thohir 

Erick mengatakan setelah menghadapi Arab Saudi dalam laga keenam Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2024), akan ada evaluasi besar.

Hal ini karena proyek besar yang dilakukan PSSI tentu punya tujuan dan target.

Sejak awal, PSSI menyiapkan Timnas Indonesia dengan baik dan sesuai permintaan pelatih Shin Tae-yong karena harapan mereka bisa lolos ke putaran keempat.

Untuk itu, dalam waktu satu tahun lebih, tak sedikit pemain yang dinaturalisasi.

Harapannya para pemain ini bisa menambah kekuatan Timnas Indonesia.

Saat ini Skuad Garuda memang dihuni banyak pemain keturunan, dan mereka pun diharapkan bisa meningkatkan nilai Timnas Indonesia.

Namun, kenyataannya Tim Merah Putih masih mengalami kesulitan bersaing di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia ini.

Padahal, sejak awal mereka diharapkan bisa finis di posisi 4 besar agar bisa kembali bersaing di putaran keempat nantinya.

Oleh karena itu, saat berada di ruang ganti, Erick menyampaikan kepada pemain bahwa dia siap mundur apabila pemain Timnas Indonesia tak tampil maksimal di 5 laga tersisa.

"Saya sampaikan di ruang ganti bahwa kita ini percaya atau tidak dengan proyek besar ini. Kalau pemain dan pelatih tidak percaya, saya siap mundur, "kata Erick Thohir.

"Ya kalau tidak percaya selesai, proyek yang kita bangun ini tidak mudah."

"Tetapi, saya bukan pemimpin yang pantang menyerah. Kita bisa buktikan saat di Tim U-23 kita fight, selalu fight, masuk play-off kalah, tinggal 1 pertandingan tidak masuk Olimpiade ya sudah, yang penting kita sudah berusaha, "tuturnya.

Mantan pemilik Inter Milan itu menekankan bahwa dia memang tak suka melihat apabila tim tak bisa tampil maksimal.

Apalagi di dua laga pada Oktober lalu yang mana Timnas Indonesia ditargetkan meraih kemenangan melawan Bahrain dan China.

Mereka hanya ditahan imbang 2-2 Bahrain pada menit-menit akhir dan menelan kekalahan 1-2 dari China.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved