Jumat, 8 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

BPJS Kesehatan

Buku Konsep, Implementasi, dan Dampak JKN: Karya Monumental BPJS Kesehatan dan Para Ahli

BPJS Kesehatan bersama pakar, akademisi dan ahli jaminan kesehatan di Indonesia meluncurkan buku 'Konsep, Implementasi dan Dampak jaminan kesehatan'

Tayang: | Diperbarui:
Dok. BPJS Kesehatan
Launching Buku Konsep, Implementasi, dan Dampak JKN, Rabu (11/12/2024). 

TRIBUNTERNATE.COM - BPJS Kesehatan bersama pakar, akademisi dan ahli jaminan kesehatan di Indonesia meluncurkan buku berjudul 'Konsep, Implementasi dan Dampak Jaminan Kesehatan Nasional: Perjalanan Satu Dekade', Rabu (11/12/2024).

Buku ini menjadi tonggak penting dalam mendokumentasikan perjalanan satu dekade pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yang telah menjadi tulang punggung sistem kesehatan di Indonesia.

Buku yang merangkum konsep awal, filosofi, dinamika implementasi, capaian, serta tantangan yang dihadapi diharapkan memberikan refleksi dan evaluasi untuk memastikan keberlanjutan JKN di masa depan.

Baca juga: Kesaksian Anak Sherly Tjoanda, Edelyn Laos Sebut Sang Ibu Cocok Jadi Ibu Seluruh Warga Maluku Utara

Dalam buku tersebut menggandeng beberapa penulis utama yang merupakan pakar, akademisi dan ahli dalam sistem jaminan sosial khususnya jaminan kesehatan seperti, Hasbullah Thabrany, Chazali H Situmorang, Bayu Dwi Anggono.

Kemudian, Teguh Dartanto, Donald Pardede, Kalsum Komaryani, Atik Nurwahyuni, Eko Setyo Pambudi, Timbul Siregar, Cut Sri Rozanna, Royasia Viki Ramadani, Atika Walujani Moedjiono dan penulis internal Duta BPJS Kesehatan. 

Sementara, yang menyunting buku tersebut Direktur Kepatuhan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan Mundiharno.

Peluncuran buku dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Republik Indonesia Muhaimin Iskandar, Anggota Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh, DJSN, Direksi dan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, serta para penulis buku di Jakarta,

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti mengungkapkan, buku ini merupakan catatan yang merekam perjalanan panjang penyelenggaraan Program JKN, dan manifestasi gotong royong bangsa Indonesia, dari Sabang hingga Merauke.

“Pada tanggal 12 Desember 2024 besok, kita juga memperingati International universal health coverage day. Harapan saya, kehadiran buku ini menjadi pengingat bagi semua pembacanya bahwa Program JKN yang saat ini mencapai UHC, merupakan buah kerja keras bersama dan tugas kita menjaga keberlangsungannya," kata Ghufron.

"Melalui kesempatan ini, saya juga ingin mengapresiasi tim penyusun buku yang bekerja keras dan memberikan dedikasi terbaiknya demi menambah literasi JKN bagi publik. Program JKN adalah tugas mulia yang kita emban bersama untuk diwariskan ke anak cucu di masa mendatang,” sambungnya.

Sementara itu, Menko PM RI Muhaimin Iskandar mengungkapkan, Program JKN lahir dari perjuangan panjang dan komitmen kuat berbagai pihak, yang mendambakan sistem jaminan kesehatan inklusif dan berkeadilan.

Lanjut Muhamin, ke depan, upaya memperkuat Program JKN harus terus dilakukan, baik melalui penguatan regulasi, peningkatan efisiensi operasional, maupun inovasi kebijakan yang berorientasi kepentingan pemberdayaan masyarakat.

“Sistem Jaminan Sosial Nasional yang kita jalankan sejak 10 tahun lalu merupakan pengalaman baru di Indonesia. Sistem ini langsung diimplementasikan dan berjalan sukses," ucapnya.

"Tentu 1 dekade momentum terbesar bangsa kita, warga Indonesia mampu bergotong royong mengatasi pembiayaan kesehatan secara bersama. Semangat gotong royong diharapkan tidak luntur atau beralih pada isu beratnya iuran. Padahal semangat gotong royong melalui kontribusi iuran adalah hal fundamental dalam keberlangsungan JKN ini,” tambah Muhaimin.

Menurut Muhaimin, satu dekade Program JKN sama hal dengan satu dekade keberanian negara memberikan layanan yang terbaik bagi rakyatnya di bidang kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Kepatuhan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Mundiharno, mengungkapkan bahwa buku ini adalah wujud apresiasi terhadap berbagai pihak yang berkontribusi dalam perjalanan JKN selama satu dekade.

Dengan menggandeng para pakar, akademisi dan ahli, BPJS Kesehatan ingin memastikan buku ini tidak hanya mencerminkan perjalanan masa lalu, tetapi juga memberikan pandangan strategis menghadapi tantangan di masa depan.

“Kami berharap, dengan pendekatan yang komprehensif, buku ini dapat menjadi referensi yang berharga untuk para pembuat kebijakan, akademisi, dan masyarakat luas dalam memahami sekaligus mendukung keberlanjutan JKN," ujarnya.

Baca juga: Muhamad Rizki Harap Pemkab Morotai Secepatnya Bayar Tunggakkan Gaji PPPK

"Buku ini juga menyoroti dampak luas JKN terhadap masyarakat Indonesia, mulai dari perluasan akses pelayanan kesehatan hingga penguatan sistem kesehatan nasional, " tambah Mundiharno.

Mundiharno berharap, peluncuran buku ini dapat mendorong diskusi yang konstruktif dan inspiratif mengenai masa depan JKN, memastikan sistem tetap relevan dan berkelanjutan dalam memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia.

"Buku ini mengurai perjalanan satu dekade JKN melalui empat bagian utama, masing-masing menawarkan wawasan mendalam tentang konsep, implementasi, dampak, dan tantangan dalam penyelenggaraan JKN," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved