Senin, 13 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Cuaca Ekstrem

BPBD Maluku Utara Terima 2 Laporan Bencana Pasca Hujan Deras dan Angin Kencang

BPBD Maluku Utara mengimbau BPBD kabupaten/kota untuk meningkatkan kewaspadaan dan memberikan peringatan dini kepada masyarakat

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Sansul Sardi
BENCANA: Jalan longsor yang terjadi usai musim penghujan di jalan penghubung dua Kelurahan Sango dan kelurahan Tarau di Kota Ternate, Maluku Utara, Senin (16/12/2024) 

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Utara mencatat, ada 2 laporan bencana yang terjadi pasca hujan deras dan angin kencang pada Minggu (15/12/2024).

Laporan yang di terima BPBD berasal dari Halmahera Utara dan Kota Ternate.

"Kami baru menerima 2 laporan, yakni kecelakaan laut di perairan Halmahera Utara dan Kota Ternate."

"Sementara laporan dari kabupaten/kota lain belum masuk, "ujar Kepala BPBD Maluku Utara Feby Alting, Senin (16/12/2024).

Baca juga: Update Banjir di Kelurahan Akehuda Ternate : Pengungsi Bertambah, Tiga Warga Sakit

Mengantisipasi potensi bencana lebih lanjut, Feby mengimbau BPBD kabupaten/kota untuk meningkatkan kewaspadaan.

Dan memberikan peringatan dini kepada masyarakat, sesuai dengan rilis cuaca yang diterbitkan BMKG.  

"Situasi seperti ini harus menjadi perhatian serius bagi BPBD di setiap wilayah."

"Peringatan dini dan imbauan sangat penting, agar aktivitas masyarakat tetap mempertimbangkan kondisi cuaca, "jelas Feby.  

Baca juga: BREAKING NEWS: Bocah 5 Tahun di Halmahera Barat Ditemukan Meninggal Usai Hanyut Terbawa Banjir

Dengan meningkatnya intensitas hujan dan angin kencang, Feby meminta setiap daerah lebih proaktif dalam memberikan informasi mengenai potensi bencana, seperti longsor dan banjir.

Langkah ini diharapkan dapat meminimalisasi dampak buruk bagi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana.  

"BPBD Maluku Utara juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat, khususnya yang berada di pesisir, daerah pegunungan, dan wilayah rawan banjir, untuk mengurangi risiko kerugian baik material maupun korban jiwa, "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved