Liga Champions
Jamie Carragher soal Sindiran Ballon d'Or Rodri: Madrid Memang Memalukan tapi City Jadi Ga Berkelas
Legenda Liverpool, Jamie Carragher, mengomentari kelakuan sejumlah fans Manchester City yang menyindir Real Madrid dengan baliho raksasa
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Legenda Liverpool, Jamie Carragher, mengomentari kelakuan sejumlah fans Manchester City yang menyindir Real Madrid dengan baliho raksasa bergambar Rodri dan trofi Ballon d'Or.
Jamie Carragher tidak setuju dengan banner raksasa yang bertuliskan "berhenti menangis tersedu-sedu" tersebut.
Meski Jamie Carragher sendiri mengakui sikap Real Madrid yang marah akibat Vinicius Jr tidak menang Ballon d'Or sampai ogah datang ke acara tersebut begitu kekanak-kanakan.
Baca juga: Ternyata Mateo Kovacic Sadar Man City Sering Kalah di Menit Akhir seperti Laga Madrid: Kepala Panas
Baca juga: Malang Nasib Chelsea, Marc Guiu Cedera Parah, Kini Nicolas Jackson Absen sampai April 2025
"Saya tahu Madrid bertingkah seperti bayi dengan tidak mau hadir, tapi bertingkahlah seperti klub yang sesungguhnya."
"Semua orang menertawakan Real yang tidak datang. Itu memalukan bagi klub seperti mereka, hanya karena mereka tidak menang satu musim."
"Tapi Man City tidak perlu ikut-ikutan, berkelaslah sedikit," tegurnya via CBS Sports Golazo.
Senjata Makan Tuan
Kelakuan sejumlah suporter Manchester City malah bagaikan senjata makan tuan.
Diketahui, sejumlah suporter Manchester City nekat mengibarkan banner atau baliho raksasa untuk menyindir Real Madrid, tepatnya Vinicius Jr.
Baliho itu bergambar Rodri mencium trofi Ballon d'Or.
"Berhenti menangis tersedu-sedu," demikian tulisan dalam baliho itu, menyindir Real Madrid yang sempat tidak terima karena Vinicius Jr tidak menang Ballon d'Or.
Setelah laga, Vinicius Jr yang mendapat gelar Player of the Match mengaku melihat banner tersebut.
Alih-alih mentalnya melemah, Vinicius Jr malah semakin semangat dalam berlaga.
"Saya melihat banner itu dari fans Man City, dan itu malah semakin memotivasi saya."
"Kapan pun rival melakukan hal-hal demikian, itu semakin memberi saya kekuatan untuk memainkan laga terbaik," ujarnya via MEN Sport.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.