Liga Inggris
Abdukodir Khusanov Diam-diam Menikah saat Pulkam ke Uzbekistan, Fans Man City: Menang Banyak
Bek baru Manchester City, Abdukodir Khusanov, diam-diam menggelar acara seperti resepsi pernikahan di Uzbekistan.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Paul Merson menyebut, Etihad Stadium masih menjadi tempat yang sulit untuk ditaklukkan.
Paul Merson mengaku, memprediksi skor Manchester City kini sulit karena inkonsistensinya.
"Ini laga besar untuk rebutan empat besar. Selama beberapa tahun belakangan, kalian bakal melihat laga ini dan langsung berpikir 'City menang'."
"Tapi sekarang kita semua tahu bahwa ini adalah laga yang sulit diprediksi," keluhnya.
Meski demikian, kandang Manchester City masih menjadi tempat horor bagi para musuh.
"Meski Manchester City tidak main bagus, Etihad itu masih jadi tempat yang sulit untuk meraih kemenangan."
"Saya bakal dukung City di sini. Tapi saya harus mengakui bahwa ini murni karena reputasi (kandang) dan bukan karena cara mereka bermain saat ini," tuturnya via sportskeeda.
Maka dari itu, Paul Merson memberi prediksi skor Manchester City 2-1 Brighton.
Fans Manchester City Lelah
Sejumlah fans Manchester City sepertinya mulai lelah dilatih oleh Pep Guardiola.
Pasalnya, Pep Guardiola masih saja keras kepala untuk memainkan pemain yang sudah tidak layak dimainkan.
Kekesalan para fans tampak saat mengomentari foto latihan terbaru.
Di mana tampak Pep Guardiola mengenakan jaket biru sambil menentang topi di tengah lapangan.
Tampak tangannya teracung seperti tengah memberi instruksi kepada para pemain.
Di belakangnya, terlihat Rico Lewis seperti sedang fokus mendengarkan apa yang diucapkan sang pelatih.
"Pria dengan rencana," tulis akun City Xtra.
Para fans Manchester City sepertinya masih belum bisa melupakan penampilan payah skuatnya yang dikalahkan Nottingham Forest 1-0.
Tidak heran unggahan itu mendapat banyak reaksi negatif dari para fans.
@egbo**: Rencana untuk kalah lagi?
@jayu**: Rencananya termasuk dibantai 5-1 oleh Tottenham?
@lman**: Rencana apa? Untuk bermain sembarangan 90 menit dan kalah melawan Brighton lagi?
@marr**: Semua rencana dan persiapan sepanjang pekan dan tetap saja tidak bisa tampil bagus
@rayh**: Dia harus mengubah taktiknya untuk mengakomodasi situasi sekarang
@prop**: Rencana apa? Untuk terus memainkan Bernardo, Rico, Gundo yang cuma saling mengoper tanpa tempo dan mencadangkan para pemain muda?
Tidak Terlupakan Pep Guardiola
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengaku ada banyak sekali memori tak terlupakan bersama klubnya.
Jika harus menulis buku, maka satu buku saja tidak cukup menuliskan perasaan Pep Guardiola untuk Manchester City.
Pep Guardiola menceritakan ada satu hal soal Manchester City yang sangat tak terlupakan baginya.
Bukan hanya soal gelar atau trofi, atau bahkan keterpurukan musim ini, namun sikap Manchester City di era Covid-19.
Pep Guardiola merasa lega karena tidak ada satu pun pegawai yang dipecat di era pandemi saat itu.
"Kalau kalian mempertimbangkan soal keseimbangan, apa yang terjadi dalam sembilan tahun, bukan hanya soal gelar, tapi bagaimana Man City bersikap di era Covid."
"Sikapnnya kepada semua pekerja dan masyarakat, emreka tidak memecat satu orang pun, tidak mengurangi gaji satu orang pun dalam kurun waktu tersebut."
"Padahal hal itu banyak terjadi di tempat atau klub lain. Itu tidak akan saya lupakan. Saya mendefinisikan itu sebagai arti dari klub ini," ujarnya via Fotball on TNT.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.