Jumat, 10 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Unkhair Ternate

Hari Pertama Masuk Kerja Usai Libur Idul Fitri, Unkhair Ternate Gelar Halal Bihalal

M. Ridha Ajam menyampaikan permohonan maaf baik secara pribadi maupun sebagai Rektor Unkhair Ternate.

|
Editor: Ifa Nabila
Dok: Humas Unkhair Ternate
HALAL BIHALAL - Rektor Unkhair Ternate M. Ridha Ajam memimpin apel perdana sekaligus menghadiri Halal Bihalal bersama ASN di Pelataran Gedung Rektorat Kampus 2, Kelurahan Gambesi, Ternate Selatan, Selasa (8/4/2025). 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Ternate M. Ridha Ajam memimpin apel perdana sekaligus Halal Bihalal bersama ASN, Selasa (8/4/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari pertama masuk kerja, seusai libur Lebaran Idul Fitri.

Dihelat di Pelataran Gedung Rektorat Kampus 2, Kelurahan Gambesi, Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara (Malut).

Momen silaturahmi ini turut dihadiri pimpinan universitas, wakil rektor, dekan, serta jajaran fakultas di lingkungan Unkhair.

M. Ridha Ajam menyampaikan permohonan maaf baik secara pribadi maupun sebagai Rektor Unkhair.

“Saya ingin menyampaikan permohonan maaf, bila ada sikap, perilaku, atau kata-kata saya yang mungkin menyinggung perasaan,” ucapnya.

Ridha mengungkapkan, sikap tegas yang selama ini ditunjukkannya semata-mata merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai pimpinan institusi.

“Sebagai rektor, saya tidak membawa perasaan. Kalau saya marah, itu karena ada aturan yang dilanggar. Tapi secara personal, saya selalu berupaya menjaga hubungan sosial dengan baik,” tegasnya.

Kata dia, seluruh elemen kampus dapat memahami pentingnya membedakan antara sikap personal dalam kehidupan sosial dan sikap profesional dalam menjalankan tugas.

Kesempatan tersebut, Ridha juga menyinggung efisiensi anggaran.

Ia mengajak seluruh civitas akademika tetap menjaga semangat kerja dan dedikasi terhadap kemajuan institusi.

“Baik ada atau tidak ada efisiensi, universitas ini harus tetap berjalan dan berkembang,” ujarnya penuh semangat.

Mengenai kebijakan pemerintah soal jam kerja fleksibel atau Flexible Working Arrangements (FWA), termasuk Work From Anywhere (WFA), ia mengingatkan pentingnya pengelolaan kerja yang disiplin dan terstruktur.

“Para pimpinan harus mengatur dengan jelas siapa yang WFA, siapa yang WFH, dan siapa yang hadir di kampus. Jangan biarkan tendik atau dosen mengatur dirinya sendiri,” tegasnya.

Khusus untuk layanan akademik, Ridha Ajam menekankan bahwa hak mahasiswa harus tetap diutamakan.

“Dosen tetap wajib mengajar dan hak mahasiswa tidak boleh diabaikan,” tandasnya.

Sekitar pukul 09.00 WIT, suasana kekeluargaan semakin terasa saat antrean panjang tampak mengular dari Pelataran Rektorat hingga ke Gedung Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik.

Para dosen dan tenaga kependidikan tampak antusias untuk bersalaman dan bertukar maaf dengan jajaran pimpinan universitas. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved