Senin, 13 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kemenag Malut

Wagub Malut Apresiasi Gerakan Kemenag Tanam Satu Juta Pohon

"Pastikan pohon yang ditanam tidak hanya tumbuh, tapi juga dirawat, "pinta Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe

Editor: Munawir Taoeda
Wagub Malut Apresiasi Gerakan Kemenag Tanam Satu Juta Pohon - Launching-penanaman-satu-juta-pohon-matoa.jpg
Dok Kemenag Malut
PROGRAM: Sambutan Kakanwil Kemenag Malut H Amar Manaf pada launching penanaman satu juta pohon matoa yang digagas oleh Kemenag RI
Wagub Malut Apresiasi Gerakan Kemenag Tanam Satu Juta Pohon - Launching-penanaman-satu-juta-pohon-matoa-01.jpg
Dok Kemenag Malut
PROGRAM: Sambutan Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe pada launching penanaman satu juta pohon matoa yang digagas oleh Kemenag RI
Wagub Malut Apresiasi Gerakan Kemenag Tanam Satu Juta Pohon - Launching-penanaman-satu-juta-pohon-matoa-02.jpg
Dok Kemenag Malut
PROGRAM: Kakanwil Kemenag Malut H Amar Manaf (paling kiri) dan Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Seheh (kedua dari kanan) lakukan foto bersama usai tanam bibit pohon matoa

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Gerakan penghijauan dengan penanaman pohon harus diiringi dengan komitmen pemeliharaan agar pohon yang ditanam benar-benar bermanfaat bagi generasi mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe saat memberikan sambutan pada kegiatan Launching Penanaman Satu Juta Pohon Matoa yang digagas oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Lebih lanjut, pada kegiatan yang berlangsung di halaman Kanwil Kemenag Malut tersebut, Wagub mendorong agar kegiatan serupa menjadi budaya kolektif yang berkelanjutan, bukan hanya seremoni sesaat.

Pastikan pohon yang ditanam tidak hanya tumbuh, tapi juga dirawat. Mari bangun pola hidup baru yang lebih ramah lingkungan.

Baca juga: PLN UIW MMU Dukung Industri PT Dewa Agricoco Indonesia Lewat Probing Listrik Sambut Hari Buruh 1 Mei

Menurut mantan orang nomor satu dilingkungan Kanwil Kemenag Malut tersebut, kegiatan yang berlangsung serentak pada Selasa (22/04/2025) ini tidak hanya sarat dengan pesan ekologis, tapi juga menyentuh aspek spiritual dan sosial dalam kehidupan beragama. 

Oleh karena itu, melalui kegiatan ini menegaskan bahwa mencintai bumi adalah bagian dari implementasi ajaran agama yang luhur.

Sarbin juga menekankan bahwa penghijauan bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan bentuk nyata dari ibadah sosial yang mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam semesta.

Baca juga: Gubernur Malut Sherly Laos Paraf Pergub Pergeseran Anggaran Akhir April, Kuntu Daud Bilang Begini

"Jika tiga pilar kehidupan ini kita jaga, yakni hubungan dengan Tuhan, manusia, dan alam, maka insya Allah kita akan hidup dalam kebahagiaan dan kesejahteraan. Menanam pohon adalah bagian dari upaya menjaga keseimbangan ciptaan Tuhan, "ujar Sarbin.

Sarbin Sehe memberikan apresiasi tinggi terhadap gerakan penanaman satu juta pohon matoa yang digagas dalam rangka memperingati Hari Bumi ini.

Dengan semangat gotong royong dan cinta lingkungan, gerakan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk turut serta menjaga bumi demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved