Liga Champions
Chelsea Bodoh jika sampai Pecat Enzo Maresca, Joe Cole Bela: Ga Lolos Liga Champions Ga Apa-apa
Chelsea disebut membuat keputusan bodoh jika sampai mengganti sang pelatih, Enzo Maresca.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Sementara itu, fans memberi reaksi beragam atas pernyataan Romeo Lavia.
Beberapa di antara mereka menganggap bahwa yang bersalah dalam kekalahan 2-0 itu adalah pihak lain seperti Nicolas Jackson atau Enzo Maresca.
Diduga, Romeo Lavia merasa dirinya bersalah atas gol pertama dari Sandro Tonali pada menit kedua.
Sandro Tonali berhasil mencetak gol dari assist Jacob Murphy.
Saat bola masih jauh dari gawang, Romeo Lavia memang berpotensi untuk menghentikannya di tengah.
Pasalnya, umpan itu berawal dari Bruno Guimaraes yang tepat berada di belakangnya.
Entah yang dimaksudkan adalah insiden itu atau bukan, namun unggahan Romeo Lavia menimbulkan asumsi bahwa sang gelandang merasa bersalah atas kekalahan timnya.
"Salah saya. Jumpa lagi hari Jumat," tulisnya singkat di InstaStory akun @romeolavia dengan emoji hati warna biru tua.
Adapun Romeo Lavia baru ditarik pada menit ke-75 digantikan Malo Gusto.
Menanggapi unggahan sang gelandang Brasil, sejumlah fans tidak setuju.
Mereka beranggapan Nicolas Jackson lebih salah karena ceroboh hingga menyebabkan kartu merah.
Serta Enzo Maresca yang dianggap salah strategi dan penempatan pemain.
@cfcd**: Itu adalah kesalahan di luar kendalimu. Yang harus minta maaf itu pemain yang menyikut pemain lawan dan tidak peduli ke mana larinya bola.
@jame**: Itu bukan salahmu, yang salah adalah penipu yang kita sebut sebagai pelatih
@lell**: Jackson saja tidak terpikir untuk minta maaf
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.