Halmahera Timur
Satpol PP dan Damkar Halmahera Timur Action Monitoring Pencegahan Kebakaran
TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Halmahera Timur, Maluku Utara melakukan kegiatan
monitoring pencegahan kebakaran di Desa Buli, Kecamatan Maba.
Kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya kebakaran.
Dilakukan khususnya di kawasan permukiman padat, fasilitas umum dan tempat usaha yang berada di Kecamatan Maba selama tiga hari berlangsung.
Informasi yang dihimpun Tribunternate.com, hal ini melibatkan 1 regu Damkar berjumlah personel sebayak 7 orang.
Baca juga: Kiram Caffe, Tempat Ngopi Santai di Pusat Kota Jailolo Halmahera Barat
Perihal tersebut disampaikan Kasat Pol PP dan Pemadam Kebakaran Halmahera Timur Abadi Dauda kepada TribunTernate.com, Senin (7/7/2025).
"Dengan maksud untuk memastikan kesiapan sarana pencegahan kebakaran dan menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya langkah-langkah pencegahan kebakaran, "jelasnya.
Dikatakan, sebagaimana untuk mengidentifikasi potensi sumber kebakaran di permukiman, fasilitas umum dan tempat usaha yang berada di Buli Kecamatan Maba.
"Tentunya dengan cara mensosialisasikan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan kebakaran kepada masyarakat, "ujarnya.
Setelah melakukan sosialisasi, ada pun harapan dengan cara mendorong pemilik usaha dan fasilitas publik menyediakan alat pemadam kebakaran ringan (APAR).
"Untuk lokasi onitoring itu salah satunya Pasar Buli, kemudian kawasan padat permukiman yang berada di Desa Buli dan Buli Asal."
"Puskesmas Buli, perkantoran dan area layanan publik serta hotel, penginapan, restoran, dan rumah makan."
"Bahkan beberapa rumah warga yang rentan kebakaran seperti rumah panggung kayu, "papar Abadi Dauda.
Dari hasil kegiatan ini, ditemukan sebagian besar tempat usaha belum memiliki APAR. Sehingga peningkatan sosialisasi lanjutan dan himbauan resmi dari pemerintah daerah disampikan kepada seluruh masyarakat, baik pemilik usah dan perhotelan agar seger menyediakan APAR.
Baca juga: Profesor Arkeologi Universitas Flinders Australia Bersua Wakil Wali Kota Tidore, Ini yang Dibahas
"Karena sumber bahaya kebakaran lnstalasi listrik di beberapa rumah dan kios belum sesuai standar."
"Penumpukan barang mudah terbakar berupa kayu dan karton di area belakang rumah, baik kios harap dihindari."
"Tentunya tim kami akan terus memberikan edukasi mengenai penggunaan APAR dan cara pencegahan terjadinya kebakaran, "tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/pencegahan-kebakaran-di-Desa-Buli-Halmahera-Timur.jpg)