BRI Super League
Ganti Nama, dari Liga 1 ke BRI Super League, Klub Boleh Daftarkan 11 Pemain Asing
Selain mengganti nama dari Liga 1 ke BRI Super League, PT LIB juga mengubah regulasi pemain asing di mana klub bisa daftarkan 11 pemain
Sedangkan Ferry Paulus tetap menjabat sebagai Direktur Utama.
Posisi lain yang diumumkan antara lain Asep Saputra sebagai Direktur Operasional.
Sadikin Aksa sebagai Direktur Bisnis, Zainudin Amali sebagai Komisaris Utama dan Muhammad Lutfi sebagai Komisaris Independen.
Regulasi 11 pemain asing
Selain pergantian nama kompetisi, PT LIB juga mengumumkan perubahan regulasi pemain asing.
"Musim depan pemain asing adalah delapan yang main, kemudian di DSP tetap delapan."
"Tapi klub bisa mendaftarkan menjadi 11, "kata Ferry Paulus
Dengan regulasi baru ini, jumlah pemain asing yang boleh dimiliki setiap klub meningkat dari sebelumnya.
Jika musim lalu klub hanya boleh mendaftarkan delapan pemain asing dan menurunkan enam dalam satu pertandingan.
Maka pada musim ini klub bisa mendaftarkan hingga sebelas pemain asing, dengan delapan nama diperbolehkan tampil di pertandingan.
"Kemarin kalau kita lihat memang 8 yang daftar dan 6 yang main. Klub merasa bahwa seperti nanggung begitu."
"Apalagi kami punya keinginan bahwa sangat perlu tampil di Asia, makanya yang bisa didaftarkan jadi 11, "ujar Ferry Paulus.
Ia juga menekankan bahwa kuota pemain asing tidak lagi dibatasi berdasarkan kawasan. Sehingga klub bebas merekrut pemain dari negara mana pun.
"Kemudian di DSP (Daftar Susunan Pemain) tetap delapan, tetapi klub boleh mendaftarkan sampai 11 pemain."
"Kalau klub hanya mendaftarkan delapan, ya tidak apa-apa, "imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Malut-United-FC-vs-Madura-United-FC-di-Liga-1-2024-2025.jpg)