Aksi Solidaritas untuk Palestina di Ternate Diwarnai dengan Galang Dana
Kehadiran mahasiswa Kota Ternatem Malut untuk menyuarakan jeritan hati nurani paling dalam yang saat ini tengah menimpa saudara-saudara di Palestina
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Ratusan peserta dari mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat turun melaksanakan aksi damai bertajuk "Solidaritas Pemuda Indonesia untuk Palestina" di depan Masjid Raya Al-Munawwar Ternate, Kelurahan Gamalama, Kota Ternate, Maluku Utara, Minggu (12/10/2025).
Untuk para mahasiswa, mereka turun dan membentangkan spanduk bertuliskan "Stop genocide now Justice for Gaza".
Mereka juga membentangkan bendera Palestina hingga diwarnai dengan galang dana.
Aksi galang dana diikuti sejumlah aliansi mahasiswa yakni HMI Komisariat Ushuluddin, PSM Ulil Al-Bab, Komisariat Tarbiyah dan IAIN Ternate.
Baca juga: 12 Ramalan Shio Besok Senin 13 Oktober 2025 Lengkap soal Cinta, Karier, Nomor Hoki
Ketua Pusat Studi Mahasiswa Ulil Al-Bab Cabang Kampus IAIN Ternate, Rabiul mengatakan aksi damai yang dilakukan ini bukan untuk kepentingan politik sesaat.
Akan tetapi kehadiran mahasiswa untuk menyuarakan jeritan hati nurani yang paling dalam saat ini tengah menimpa saudara-saudara di Palestina.
"Kita bukan sekadar melihat berita, kita menyaksikan tragedi kemanusiaan terbesar abad ini, dan kita menyaksikan warga palestina termasuk anak-anak ditindas, rumah sakit dihancurkan, dan satu bangsa dicabut haknya untuk hidup merdeka,” kata Rabiul.
Olehnya itu lewat aksi damai ini, mahasiswa IAIN Ternate dari HMI Komisariat Ushuluddin, PSM Ulil Al-Bab dan HMI Komisariat Tarbiyah secara tegas menolak dan mengecam genosida di Gaza sebab ini adalah pengkhianatan terhadap kemanusiaan.
"Hari ini, kita katakan dengan lantang Ternate bersama Palestina, "bebernya.
Ketua Umum HMI Komisariat Ushuluddin Cabang IAIN Ternate Sukri menambahkan, lewat aksi ini pihaknya menuntut stop genosida now.
Genosida bukan hanya pembunuhan massal, tapi juga upaya menghapus eksistensi sebuah bangsa.
Dikatakan, berapa banyak nyawa yang harus melayang, berapa banyak lagi puing-puing yang harus menjadi saksi bisu kejahatan perang.
Dunia telah buta dan PBB telah bisu, maka yang harus menjadi mata dan suara mereka, semua harus bersatu untuk mendorong kemerdekaan Warga Palestina.
"Kita menuntut Justice for Gaza atau keadilan untuk Gaza. Sebab Gaza berhak atas kedamaian."
"Palestina berhak atas tanah airnya, penjajahan adalah kejahatan Penindasan adalah dosa besar, "jelasnya.
| Polres Halmahera Selatan Perkuat Pasukan Hadapi Potensi Konflik Sosial |
|
|---|
| Soal Jembatan Ambruk di Bokimiake, Bupati Halmahera Selatan Diminta Tetapkan Status Tanggap Darurat |
|
|---|
| Lagi dan Lagi, Polisi di Ternate Gagalkan Penyelundupan 226 Botol Cap Tikus dari Manado |
|
|---|
| Cegah Konflik Sosial, Polres Taliabu Bentuk Pasukan Operasi Aman Nusa 1 2026 |
|
|---|
| Musrenbang Haltim 2027, Bappeda Maluku Utara Tegaskan Pembangunan Harus Berakar dari Aspirasi Rakyat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Aksi-peduli-Palestinas-di-Ternate.jpg)