Halmahera Timur

Jadi Garda Terdepan Bencana, Kepala BPBD Halmahera Timur Apresiasi Dedikasi Tim Reaksi Cepat

TribunTernate.com/Amri Bessy
BENCANA: Tampak depan Kantor BPBD Halmahera Timur. Kehadiran TRC (Tim Reaksi Cepat) memiliki porsi krusial dalam memberikan penanganan darurat secara cepat dan tepat 
Ringkasan Berita:1. TRC BPBD Halmahera Timur terus membuktikan perannya sebagai ujung tombak dalam penanggulangan bencana alam, mulai dari banjir hingga tanah longsor
2. Sebagai daerah yang tergolong rawan bencana, kehadiran TRC memiliki porsi krusial dalam memberikan penanganan darurat secara cepat dan tepat
3. Darso menjelaskan, setiap kali ada laporan bencana, tim ini wajib tiba di lokasi paling awal dalam kurun waktu 1x24 jam

TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Halmahera Timur, Maluku Utara terus membuktikan perannya sebagai ujung tombak dalam penanggulangan bencana alam, mulai dari banjir hingga tanah longsor.

Sebagai daerah yang tergolong rawan bencana, kehadiran TRC memiliki porsi krusial dalam memberikan penanganan darurat secara cepat dan tepat.

Hal ini ditegaskan Kepala BPBD Halmahera Timur Darso Gadjal saat ditemui di ruang kerjanya di Jalan Pusat Pemerintahan, Kecamatan Kota Maba, Senin (8/6/2026).

"TRC adalah pasukan garda terdepan BPBD jika terjadi bencana. Tugas mereka sangat krusial karena wilayah kita memiliki titik rawan banjir dan longsor yang cukup tinggi, "ujar Darso kepada Tribunternate.com.

Baca juga: Raih WTP ke 10, Bupati Halmahera Timur Ingatkan OPD Segera Benahi Catatan BPK

Darso menjelaskan, setiap kali ada laporan bencana, tim ini wajib tiba di lokasi paling awal dalam kurun waktu 1x24 jam.

Tugas utama mereka di fase awal adalah melakukan asesmen situasi dan kebutuhan di lapangan.

Kepala BPBD Halmahera Timur, Darso Gadjal saat memberikan keterangan, Senin (29/1/2024)
Kepala BPBD Halmahera Timur, Darso Gadjal (Tribunternate.com/Amri Bessy)

"Mereka yang memastikan apa yang sebenarnya terjadi di lapangan, seberapa luas dampaknya, jumlah korban hingga kebutuhan logistik apa saja yang paling mendesak. Data dari TRC inilah yang menjadi acuan tindakan kami selanjutnya, "jelas Darso.

Dedikasi yang tinggi membuat tim ini selalu siap siaga kapan saja, termasuk di waktu-waktu krusial seperti tengah malam.

1. Kompak dan peduli: Memiliki kepekaan sosial tinggi terhadap keselamatan warga.

Baca juga: PLN ULP Maba Sukses Kawal Keandalan Listrik Selama Rangkaian HUT Halmahera Timur 2026

2. Siap siaga: Langsung bergerak ke lokasi pemukiman begitu ada laporan banjir masuk, meski di jam istirahat.

"Terkadang laporan masuk saat jam istirahat malam, namun mereka langsung bergerak ke lapangan."

"Karena kekompakan dan semangat yang luar biasa ini, saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi kepekaan mereka dalam menjaga keselamatan warga Halmahera Timur, "tandasnya. (*)