Halmahera Timur

Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub Akui Sebagian Besar OPD Databasenya Amburadul

Tribunternate.com/Amry Bessy
TEMUAN: Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub pada sebuah kesempatan belum lama ini. 
Ringkasan Berita:1. Ubaid Yakub menemukan sejumlah OPD tidak memiliki databsase yang lengkap
2. Hal itu ketahuan saat dirinya melakukan kunjungan kerja di sejumlah kementerian
3. Ubaid Yakub: Saya harap hal kecil seperti apa pun bisa dikerjakan sebaik mungkin

TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Bupati Halmahera Timur, Maluku Utara belum lama ini pulang dari kunjungan kerja (Kunker) ke sejumlah kementerian di Jakarta.

Kepada Tribunternate.com, bupati 2 periode ini mengaku mendapatkan hasil positif maupun negatif dari apa yang ia lakukan.

Salah satu hal positif yang di dapat adalah MoU dengan Perum Bulog terkait hibah lahan pembangunan gudang logistik.

Sedangkan hal negatifnya ialah ditemukannya database OPD-OPD yang dinilainya amburadul.

Baca juga: Barigade Sofifi Persoalkan Pemberhentian Salmin Janidi sebagai Kadishub Maluku Utara

"Selama 2 minggu saya kunker, kan banyak program yang saya sodorkan untuk pembangunan daerah."

"Untuk menunjukan hal itu ke kementerian, saya buka database sejumlah OPD sebagai bukti."

"Tapi begitu dibuka, tidak sesuai harapan. Artinya, OPD tidak mentaati SOP dalam menjalankan tugas sesuai harapan saya, "ungkap sang bupati disela-sela kerjanya, Rabu (26/11/2025).

Ubaid mencontohkan seperti link servis, yang mana hal kecil seperti itu diatur dalam sebuah pekerjaan di dalam database.

"Tapi ini kemudian masih ada yang belum dapat terlaksana dengan baik. Database sebagian OPD itu kita susah."

Baca juga: BPKP dan Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Bahas Proyek Jalan Trans Kieraha

"Ini adalah problem dasar kita, bagaimana kita berharap banyak di kementerian untuk sesuatu yang harus kita hadirkan di Halmahera Timur, "sambungnya.

Walhasil Bupati dua periode ini berharap seluruh perangkatnya memperhatikan kerja dengan sungguh-sungguh.

"Ini yang harus menjadi perhatian kita semua bahwa data dan informasi harus di update sehingga bisa diketahui, "tandasnya. (*)