Halmahera Timur

Ubaid Yakub Respons Positif Aplikasi Business Plan KMP di Halmahera Timur

Istimewa
INOVASI: Bupati Halmahera Timur saat membuka secara resmi Rakor Koperasi Mera Putih (KMP) dan penyerahan Busines Plan di aula kantor bupati, Kamis (18/12/2025) 
Ringkasan Berita:1. Aplikasi Busines Plan bertujuan untuk menunjang perencanaan dan laporan keuangan Koperasi Merah Putih di Halmahera Timur
2. Ubaid Yakub meminta para pengurus koperasi tetap menjaga nama baik dan bekerja dengan baik
3. Ubaid Yakub: Kehadiran Koperasi di Halmahera Timur bukan baru kali ini, akan tetapi sudah puluhan tahun lalu

TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Bupati Halmahera Timur, Maluku Utara Ubaid Yakub merespons baik program Aplikasi Business Plan yang diterapkan pada Koperasi Merah Putih (KMP) yang digagas oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD).

Menurutnya, program ini bertujuan untuk menunjang perencanaan dan laporan keuangan Koperasi Merah Putih di Halmahera Timur.

Itu disampaikannya saat membuka secara resmi rapat koordinasi (Rakor) Koperasi Merah Putih dan penyerahan business plan di Aula Kantor Bupati, Kamis (18/12/2025).

"Program perencanaan keuangan dan pengelolaan laporan keuangan tersebut tentu menjadi acuan bagi pengurus koperasi untuk menjalankan dan mengelola koperasi, "katanya.

Baca juga: Pemkab Halmahera Timur Terima Kunker Kementerian PUPR, Ini yang Dibahas

Dikatakan, Koperasi yang notabene lebih pada pengelolaan simpan pinjam tetu membutuhkan yang namanya business plan.

Oleh karena itu, sambung Ubaid Yakub, dengan hadirnya aplikasi ini dapat memudahkan para pengurus koperasi.

Hematnya, kehadiran Koperasi di Halmahera Timur bukan baru kali ini, akan tetapi sudah puluhan tahun lalu.

INOVASI: Bupati Halmahera Timur saat membuka secara resmi Rakor Koperasi Mera Putih (KMP) dan penyerahan Busines Plan di aula kantor bupati, Kamis (18/12/2025)
INOVASI: Bupati Halmahera Timur saat membuka secara resmi Rakor Koperasi Mera Putih (KMP) dan penyerahan Busines Plan di aula kantor bupati, Kamis (18/12/2025) (Istimewa)

Hanya saja tidak terorganisir dengan baik dalam perencanaan dan pengelolaan sehingga terkesan tidak berhasil.

Baca juga: Curah Hujan Tinggi, Akses Penghubung di Maba Utara Halmahera Timur Terputus

"Perlu diinggat semangat untuk membangun Koprasi Merah Putih ini jangan hanya semangat sesaat dan kemudian di tinggalkan, "ujarnya.

Ia juga berpesan agar para pengurus koperasi tetap menjaga nama baik dan bekerja dengan baik, sehingga tidak memunculkan masalah bahkan bisa berurusan dengan hukum.

"Mari kita sama-sama untuk menjaga, bahu-membahu untuk membagun desa melalui koperasi sehingga menciptakan masyarakat mandiri, "ucapnya. (*)