Halmahera Timur

Ubaid Yakub Minta Dukcapil Haltim Benahi Komunikasi Demi Pelayanan Publik

TribunTernate.com/Amri Bessy
PELAYANAN PUBLIK - Bupati Halmahera Timur, Maluku Utara, Ubaid Yakub. Ia mengungkapkan adanya persoalan internal di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang berdampak pada pelayanan kepada masyarakat, Selasa (6/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Bupati Halmahera Timur, Maluku Utara, Ubaid Yakub, mengungkapkan adanya persoalan internal di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang berdampak pada pelayanan kepada masyarakat.
  • Ubaid menjelaskan, dari sisi fasilitas dan sumber daya manusia, Dukcapil Haltim telah memiliki sarana yang memadai untuk melayani masyarakat.
  • Ia menilai terdapat persoalan komunikasi antara pimpinan dan staf yang menyebabkan kinerja pelayanan tidak optimal.

TRIBUNTERNATE.COM, MABA – Bupati Halmahera Timur, Maluku Utara, Ubaid Yakub, mengungkapkan adanya persoalan internal di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang berdampak pada pelayanan kepada masyarakat.

Ubaid menjelaskan, dari sisi fasilitas dan sumber daya manusia, Dukcapil Haltim telah memiliki sarana yang memadai untuk melayani masyarakat.

“Dari aspek fasilitas dan SDM, semuanya tersedia dan cukup untuk melakukan pelayanan,” kata Ubaid, Selasa (6/1/2026).

Baca juga: Kinerja OPD Maluku Utara Disorot, Sherly Laos Beri Ultimatum 3 Bulan untuk Distan dan DKP

Namun demikian, ia menilai terdapat persoalan komunikasi antara pimpinan dan staf yang menyebabkan kinerja pelayanan tidak optimal.

“Ditemukan adanya informasi kecil yang membuat pimpinan dan staf belum terlalu nyambung. Hal inilah yang kemudian mempengaruhi kinerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, masalah internal yang seharusnya bisa diselesaikan justru berdampak pada munculnya keluhan masyarakat.

“Akibatnya, staf menyampaikan ada kerusakan fasilitas pelayanan, padahal sesungguhnya fasilitas tersebut masih tersedia dan berfungsi,” jelasnya.

Ubaid berharap, Dukcapil dapat memperbaiki kinerja dengan membangun komunikasi internal yang lebih baik apabila terjadi permasalahan di dalam organisasi.

Baca juga: Galeri 24, Antam, UBS Naik Tinggi! Update Harga dan Buyback Emas Pegadaian Selasa 6 Januari 2026

“Server tersedia, alat perekaman tersedia. Mungkin hanya ada hal-hal kecil yang belum sinkron di internal,” katanya.

Menurutnya, persoalan serupa juga berpotensi terjadi di OPD lain, sehingga komunikasi menjadi kunci utama dalam menyelesaikan masalah organisasi.

“Masalah internal pasti ada di setiap organisasi. Namun dinamika internal harus dihidupkan agar tidak berdampak pada kinerja dan pelayanan publik,” tandasnya. (*)