Halmahera Timur

Dinas Pertanian Halmahera Timur Selaraskan Proker 2026 dengan RPJMD dan Visi-Misi Kepala Daerah

Istimewa
PROGRAM: Kepala Dinas Pertanian Halmahera Timur Muhammad Abdullah saat diwawancarai diruang kerjanya, Kamis (19/1/2026). Ia mengatakan program kerja (Proker) 2026 akan diselaraskan dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) serta visi-misi kepala daerah 
Ringkasan Berita:1. Proker 2026 Dinas Pertanian Halmahera Timur akan diselaraskan dengan RPJMD serta visi-misi kepala daerah
2. Selain itu, pembenahan data juga akan dilakukan sebagai akurasi dalam merancang proker 2026 yang berkelanjutan
3. Pembenahan data yang nanti dilakukan juga menyasar pada pemetaan kelompok tani (Poktan)

TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Kepala Dinas Pertanian Halmahera Timur, Maluku Utara Muhammad Abdullah mengatakan, akan menyelaraskan program kerja (Proker) 2026 dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) serta visi-misi kepala daerah.

Selain itu, pembenahan data juga akan dilakukan sebagai akurasi dalam merancang proker 2026 yang berkelanjutan.

"Data merupakan kunci untuk memastikan sebuah program berjalan sesuai rencana."

"Karena itu kita harus punya data yang pasti dan akurat, "katanya kepada Tribunternate.com, Kamis (29/1/2026).

Baca juga: Direktur Eksekutif API: PT Position di Halmahera Timur Kantongi Izin PPKH

Dikatakan, pembenahan data yang nanti dilakukan juga menyasar pada pemetaan kelompok tani (Poktan).

Yang mana ia akan melakukan verifikasi ketat untuk mengakomodir mana poktan yang masih aktif maupun tidak aktif.

"Data yang terverifikasi nantinya akan menjadi pegangan bersama bagi para penyuluh pertanian di lapangan."

PROGRAM: Kepala Dinas Pertanian Halmahera Timur Muhammad Abdullah saat diwawancarai diruang kerjanya, Kamis (19/1/2026)
PROGRAM: Kepala Dinas Pertanian Halmahera Timur Muhammad Abdullah saat diwawancarai diruang kerjanya, Kamis (19/1/2026) (Istimewa)

"Dengan data yang solid, penyaluran bantuan maupun program dari Kementerian diharapkan tepat sasaran, "harap Abdullah.

Menurutnya, kebijakan yang diambil pemerintah tidak boleh berlandaskan asumsi semata, namun dengan data yang akurat, maka lahirlah sebuah program.

Baca juga: Pemkab Halmahera Timur Peringkat 3 se Maluku Utara Program CKG

"Program inilah yang harus kita selaraskan dengan RPJMD serta visi-misi kepala daerah agar target-target pembangunan di sektor pertanian dapat tercapai secara maksimal dan terukur, "ungkapnya.

Olehnya itu, langkah ini diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi kesejahteraan petani di Halmahera Timur.

"Sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui manajemen data yang lebih profesional dan terintegrasi, "tandas Abdullah. (*)